1800 Guru Honorer Pelalawan Belum Terima Gaji, Bupati H. Zukri : Tegaskan, Segera Dibayarkan 

0
170
Bupati Pelalawan H Zukri Misran,SE (kopiah hitam), Senin (17/5/2021).

Pelalawan, NAWACITAPOST – Pelalawan H Zukri Misran,SE disaat memimpin Coffe Morning pada Hari pertama masuk kerja ASN dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Pelalawan pasca libur panjang Idhul Fitri 1442-H/2021-M, bertempat di Ruang Auditorium Lantai III Kantor Bupati pelalawan. Senin (17/5/2021).

Baca Juga : Covid Tinggi Di Pelalawan, Bupati H, Zukri : Pentingnya Sinergisitas Antar OPD Dalam Bekerja

Bupati Pelalawan H.Zukri dan Wakil Bupati H.Nasaruddin,SH,MH terharu saat menerima laporan dari para guru ngaji/MDA/PDTA tersebut yang belum menerima gaji sebelum lebaran 1442 H saat berlangsungnya coffe morning.

Sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati sudah mewanti-wanti instansi terkait untuk memprioritaskan pembayaran gaji kepada para guru ngaji /MDA /PDTA sebelum Lebaran. Hal ini merupakan keluhan perwakilan dari para guru saat bertemu bupati dan wakil bupati yang berbicara langsung.

Suasana haru dengan berderai air mata tampak, Bupati Pelalawan H. Zukri betul-betul dibuat terpukul ketika mendapat laporan dari perwakilan Dinas Pendidikan bahwa gaji guru dan MDA tidak bisa dibayarkan sebelum Lebaran kemarin.

Sementara perwakilan dari Dinas Pendidikan melalui Plt. Sekretaris Dinas Martias menyampaikan secara rinci persoalan tidak bisa dibayarkan gaji tersebut. Disdik, kata Martias, pihaknya, sudah berupaya maksimal melakukan peminjaman untuk menalangi pembayaran gaji guru ngaji atau guru MDA.

“Sebetulnya, Pak Bupati, kami Disdik sudah menyiapkan surat peminjaman ke Bank BPR Dana Amanah. Tapi kami dapat tantangan di BPKAD,” katanya.

Mendengarkan laporan itu, Bupati H. Zukri dibuat terpukul dan dia tidak bisa membendung air matanya dan menangis. Mantan Wakil Ketua DPRD Propinsi Riau ini mengaku sangat kecewa gaji guru ngaji dan MDA yang hanya Rp 350 ribu perbulan tak dicairkan satu hari jelang Lebaran kemarin.

“Saya betul-betul kecewa. Ini kan untuk makan, bukan untuk mencari kaya bagi mereka. Jika persoalan takut administrasi, tak ada yang tak ada salah di negara ini. Kalau takut teken saya yang teken, saya siap mempertanggungjawabkan, dipenjara pun saya siap,” tegas H.Zukri sambil terisak-isak.

Kondisi Bupati H. Zukri yang terisak-isak ini seolah tak sanggup melanjutkan pembicaraan langsung dipotong Wabup H. Nasarudin dengan menyampaikan pengarahan.

Wabup H. Nasaruddin ikut terpancing dan dibuat menangis akibat gaji guru ngaji dan guru MDA tak cair itu.

Mantan Ketua DPRD Pelalawan ini baru mengetahui persoalan gaji guru ngaji tidak cair ketika pukul 17.00 WIB tanggal 13 Mei 2021 atau satu hari sebelum Lebaran. Saat itu beberapa orang perwakilan guru ngaji menelpon dirinya sambil menangis-nangis.

“Minta ampun saya waktu itu, mau pinjam kan duit, tapi tak ada duit. Jika pukul tiga sore di ketahui mungkin saya bisa mencarikan solusi, mencarikan pinjaman,” katanya.

Persoalan honorer guru ngaji dan MDA ini kata dia bukanlah sebuah pencitraan. Melainkan sewaktu Wabup Nasarudin menjabat Ketua DPRD, dia memang memprioritaskan honorer guru ngaji atau guru MDA.

Pada kesempatan itu, baik bupati dan wakil bupati mendesak Dinas Pendidikan Pelalawan atau BPKAD, hari ini Senin (18/05) untuk segera melakukan pencairan gaji guru ngaji dan MDA ini. (Yulianus Halawa)
[10.31, 18/5/2021] Yulianus Halawa: Dirinya, dipilih saja ketua ya..
[10.57, 18/5/2021] Yulianus Halawa: Camat Bandar Petalangan
Mukhtarius,SPd Gelar Rakor Penanggulangan Penyebaran Covid-19

Pelalawan, NAWACITAPOST.COM- Dalam hala menindaklanjuti perkembangan sekaligus berupaya memutus mata rantai penularan Covid-19 pasca hari raya Idul Fitri 1442 H di Kecamatan Bandar Petalangan. Pemerintah Kecamatan (UPIKA) bersama PT. Serikat Putra gelar rapat koordinasi (Rakor) di aula kantor Camat Bandar Petalangan, Senin (17/5/2021).
Rapat Koordinasi ini, sengaja dilaksanakan Camat Bandar Petalangan oleh Mukhtarius, M.Pd beserta Upika dan PT. Serikat Putra dalam hal upaya penanggulangan penyebaran penularan Covid-19 pasca libur panjang Hari Raya Idhul Fitri 1442-H/2021-M.

Hadir dalam kegiatan ini Camat Bandar Petalangan Mukhtarius, M.Pd, Sekcam Sabaruddin, M.Pd, Kasi Trantib Herdawati, M.Si, Kapolsek Bunut Rokhani, Kapus Madani Bandar Petalangan Adi Purwanto, SKM.,M.Kes, Kanit Bilas Polsek Bunut Turmin, Sekdes Sialang Bungkuk Alizan Rahman, S.Sos, Sekdes Sialang Godang Sius, Kepala Desa Sialang Kayu Batu Kecamatan Bunut Sewi, manager PT. Serikat Putra Wahyudi Dwi Utomo dan Ismail serta divisi kesehatan PT Serikat Putra dr. Roby.

Camat Mukhtarius, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan “Untuk menindaklanjuti dan memutus mata rantai penularan Covid-19 pasca lebaran Idul Fitri 1442 H di Kecamatan Bandar Petalangan ini, perlu adanya kerjasama antara kita kecamatan, puskesmas, polsek, aparatur pemerintahan desa dan pihak perusahaan yakni PT. Serikat Putra yang karyawannya sudah ada yang terpapar Covid-19.” Harapnya.
Ia meminta agar komunikasi diantara kita jangan sampai terputus dan harus dilaporkan kepada ketua gugus Covid kecamatan sehingga perkembangan kasus Covid-19 di Kec. Bandar Petalangan ini terupdate perkembangannya dengan baik.

Selanjutnya perlu ada cara dan tindakan dari kita bagaimana penyebaran dan penularan Covid-19 ini agar tidak berkembang, sehingga kecamatan Bandar Petalangan ini berobah statusnya dari zona kuning menjadi zona hijau alias zero kasus Covid-19.

Selanjutnya Polsek Bunut Rokhani dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Atindakan atau langkah yang harus kita lakukan sehingga Bandar Petalangan statusnya zero kasus covid-19 yaitu pihak perusahaan yakni PT. Serikat Putra hendaknya melaksanakan swab secara massal kepada seluruh karyawan.

“PT. Serikat Putra juga hendaknya segera melaksanakan Tracking besaran-besaran dengan melibatkan bhabimkamtibmas dan babinsa serta pihak puskesmas agar kegiatan tersebut termonitor dan terkoordinasi dengan baik. Sehingga perusahaan dapat menjamin tingkat kesehatan karyawannya dan juga dapat mencegah penularan covid-19,” tutup Mukhtarius.

(Yulianus Halawa)