Cegah Pemudik Nekat, Gubernur Jateng Ganjar Ingatkan Bupati/Walikota Lakukan Sosialisasi

0
156
Ganjar Pranowo

Semarang, NAWACITAPOST.COM– Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa sekitar 3.800 pemudik telah masuk Jateng.

“Dugaan saya malam ini dan besok akan jadi puncaknya. Oleh sebab itu, saya melakukan pengecekan untuk memastikan persiapan menjelang tanggal 6 Mei nanti,” ucap Ganjar di pintu tol Kalikangkung, Semarang, Selasa (4/5/2021).

Ganjar mengatakan dari data yang masuk hingga hari Senin, 3 Mei 2021, sudah ada sekitar 3.800 pemudik yang masuk ke Jawa Tengah dan meminta agar masyarakat untuk menahan diri tidak mudik guna menekan angka penyebaran COVID-19.

Selain itu, Ganjar mengingatkan agar peristiwa di Kabupaten Pati dapat menjadi pelajaran karena di sana ada pemudik dari Jakarta yang menggelar acara kemudian sehingga akhirnya terdapat puluhan orang terpapar COVID-19 karena ternyata pemudik tersebut positif.

“Jika harus meninggalkan tempat, tolong pastikan persyaratannya dilengkapi. Kalau tidak penting, lebih baik tinggal di rumah masing-masing. Sebab kemarin kita masih temukan ada banyak yang nekat, menerobos dan justru membahayakan keluarga di rumah,” ujarnya.

Ganjar menugaskan agar para bupati/wali kota melakukan sosialisasi ke warga dan juga mengamankan jalur tikus agar tidak kebobolan pemudik yang tidak memenuhi persyaratan atau nekat.

“Arah Jakarta-Semarang via tol kita screening di Pejagan dan Kalikangkung. Di sini (Kalikangkung) screening kedua dari Pejagan. Selain itu, ada 14 jalur tikus di provinsi yang kita siapkan dan juga 17 titik jalur-jalur kabupaten/kota. Bupati dan wali kota kami harapkan kontrolnya makin ketat dari tanggal 6-17 nanti. Misal yang nekat akan dikarantina, contoh di Banyumas akan dibawa ke lereng Gunung Slamet 5 hari. Kan jadi percuma mudik,” jelas Ganjar.