Beri Dukungan, Lapas Terbuka Kelas II B Kendal Ajak Masyarakat  Untuk Beli Produk Hasil Karya Warga Binaan

0
119
Salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bersama UPT Pemasyarakatan se-Indonesia adakan kegiatan One Day One Prison’s Product

Kendal, NAWACITAPOST– Salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bersama UPT Pemasyarakatan se-Indonesia adakan kegiatan One Day One Prison’s Product.

Kegiatan membeli dan memakai produk karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dimulai sejak 01 April sampai dengan 26 April mendatang, setiap petugas pemasyarakatan wajib membeli dan memakai produk WBP, tidak hanya itu ,mengajak masyarakat untuk memakai produk Warga Binaan juga menjadi sasaran kegiatan One Day One Prison’s Product.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, A Yuspahruddin melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Syafar Pudji Rochmadi membeli 30 kg telur ayam produk unggulan pembinaan kemandirian Bledder Agro Farm Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal.

“Mari bersama-sama kita dukung kegiatan One Day One Prison’s Product , kita jadikan kegiatan ini sebagai salah satu penambah semangat warga binaan untuk terus berkarya”, terang Kadivpas, Syafar Pudji R beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Kadivpas menjelaskan,”Setiap petugas pemasyarakatan wajib menampilkan produk yang dibeli untuk ditampilkan melalui media sosial, kita kenalkan ke masyarakat luas hasil produk warga binaan, dan jangan lupa kepada UPT Pemasyarakatan yang sudah menjual produk, merekap hasil penjualan dan jumlah PNBP-nya untuk dilaporkan ke Ditjenpas”.

Sementara itu, Kalapas Terbuka Kendal, Rusdedy, menyampaikan ”Pembelian telur dari Lapas Terbuka Kendal oleh Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap produk hasil pembinaan kemandirian WBP, kami berharap dukungan terhadap kegiatan ini juga melibatkan Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun kabupaten/kota serta instansi pemerintah lainnya untuk membeli produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan