Baca Juga : Ketua TP-PKK Siak Rasidah Alfedri Ajak Masyarakat Saling Peduli dan Tolong Menolong Dengan Kaum Dhuafa
Ayah dua anak ini usianya sudah 54 tahun, tetapi prilaku disiplin tetap diterapkan dalam dirinya, keluarga dan tugas di kantornya. Sebab sudah tertanam sejak kecil, apalagi ditambah dilingkungan bhayangkara yang selalu menerapkan disiplin.
Seperti yang dilakukannya, usai mengikuti apel langsung bertugas melakukan penjagaan dan pengaturan (gatur) lalu lintas di dekat Sukaramai Trade Center (STC), Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.
Walau Perwira, dirinya tak canggung berdiri di jalanan. Ia menggerak-gerakkan tangan, sambil sesekali meniup peluit. Dan di usianya tak lagi muda, semangat Iptu Razali masih membara. Ia masih cekatan dan luwes.
Ia memastikan agar mobilisasi masyarakat berjalan lancar dan aman.
Dengan tegas dia memberhentikan pengendara yang melakukan pelanggaran, namun dengan santun dan humanis, pria kelahiran 1 Desember 1966 ini memberikan teguran sekaligus edukasi kepada pengendara itu.
Dirinya mengingatkan, bahwa apa yang telah dilakukan itu salah dan berpotensi membahayakan diri pengendara itu sendiri, maupun pengguna jalan lainnya.
Suami dari Susmarwanti (seorang ibu rumahtangga) ini tak segan menolonh pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan. Dengan sigap memberhentikan kendaraan, dan menuntun pejalan kaki menyeberang.
(Sokhiaro Halawa)