Merawat Tradisi, Fatayat NU Surabaya gelar Megengan dan Santunan Anak Yatim

0
187
Camelia Habiba, ketua PC Fatayat NU Surabaya saat memberikan sambutan dalam gelaran Megengan, Sabtu (10/4/21)

Surabaya NAWACITAPOST – Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu umat Muslim diseluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, di bulan ini pintu-pintu surga dibuka lebar sehingga umat berlomba untuk menebar kebaikan.

Menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini, DPC Fatayat Nahdatul Ulama (NU) Surabaya menyelenggarakan kegiatan megengan kubro sekaligus sebagai peringatan hari lahir ke 71 Fatayat NU yang jatuh pada tanggal 24 April nanti.

Megengan atau ada yang menyebut punggahan adalah salah satu tradisi masyarakat Islam Indonesia yang biasanya diadakan sebelum bulan suci ramadan. Maka dari itu ada pula yang menyebutnya ritual Mapag atau menjemput awal bulan puasa.

Mengambil tema ‘Sucikan hati, Jalin silaturahmi untuk menyambut datangnya Ramadhan Karim’, menurut Ketua PC Fatayat NU Surabaya Camelia Habiba, agenda ini sebagai bemtuk merawat tradisi yang sarat dengan makna, pesan – pesan moral sekaligus menguatkan Amliyah Aswaja yang sudah banyak dilupakan terutama oleh generasi muda.

Tradisi megengan, menurut Legislator PKB ini diduga berasal dari pemikiran Sunan Kalijaga yang merupakan salah satu wujud konkret akulturasi antara budaya Jawa dengan ajaran agama Islam.

“Seperti jajanan apem yang berasal dari kata afwum mengandung filosofi meminta kepada umat untuk saling memaafkan dan mohon ampunan kepada Allah,” kata Camelia Habiba, Sabtu (10/4/21)

Selain doa bersama dan membagi-bagikan apem, giat yang dihadiri 25 Pengurus PAC Fatayat NU Se Surabaya ini juga memberikan santunan kepada anak yatim.

Penandatangan MoU kerjasama PC Fatayat NU Surabaya dengan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk terkait pemberdayaan umat dan peningkatan perekonomian

Sebagai upaya pemberdayaan umat dan peningkatan perekonomian, dalam giat tersebut juga dilakukan MOU kerjasama dengan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk.

Branch Retail Manager Bank Panin Dubai Syariah, Teguh Restuadi menjelaskan kerjasama tersebut dalam bentuk produk tabungan, pembiayaan dan pelayanan, khususnya melayani untuk urusan haji dan Umroh. (BNW)