Beberapa perwakilan Buruh harian lepas (BHL) Saat menghadiri pemanggilan mediator hubungan industrial Dinas trasmingrasi dan ketenaga kerja kabupaten siak Kartono,S.Sp

Siak, NAWACITAPOST – Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Siak, Amin Budyadi  di dampingi Kabid KPHI Wan Sri Saadun,SH,M.M melalui Mediator Hubungan industrial Dinas Trasmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Siak Kartono,S.Psi
saat ditemui di kantornya, bersama perwakilan Ketenagaan Kerja Aris Waruwu dan teman temannya serta di dampingi oleh LBH dan Ketua Himpunan masyarakat Nias Indonesia ( DPC – HIMNI )Kab Siak – Riau, Kompleks perkantoran sungai betung Sri indra pura -Riau Rabu(31/3/2021).

Baca Juga : Mewakili Bupati Siak, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Resmikan MDTA Nurul Falah

Laporan Wartawan Nawacitapost.com  kepada  Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Siak Amin Bulyadi melalui Kartono,S.psi mengatakan bahwa sudah beberapa kali pemanggilan resmi dilakukan kepada pihak perusahaan PT.Surya Cahaya Mandau ( SCM) SAHAR, namun pihak perusahaan tidak pernah menghiraukan pemanggilan Pemerintah melalui kami.

“Kami sudah melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali secara resmi baik secacara Whatsapp pribadi maupun langsung kami kirim ke pihak perusahaan Mitra kerja PT RAPP,diamana Pada saat proses mediasi pertama datang tapi tidak sesuai jadwal datang 3 – 4 jam yang telah kami tentukan proses keduanya bersama pendamping pekerja BHL sekaligus Ketua HIMNI Siak tidak juga pihak perusahaan datang,”Kata Kartono.

Setiap perselisihan ketenagaan kerja kalau ada pekerja yang melaporkan ke kita,siap kita layani, dengan sesuai prosedur terlebih perselisihan hubungan industril antara pekerja dan perusahaan, dimana sampai hari ini sudah ketiga kali kita panggil perusahaan namun tidak menghiraukan panggilan pemerintah di laporkan sesuai undang – undang No 2 Tahun 2004 pasal 13 ayat (1),” Tuturnya

Maka dari itu kami kembali mengajukan permasalahan ini ke Disnaker, Makanya ia memberikan anjuran untuk menempuh jalur ke PHI, pengawasan untuk kelanjutannya. “Dalam proses negosiasi pun ini tidak selesai, karena kita ingin kejelasan kalau juga tidak Akhirnya kami mengeluarkan anjuran itu, namun selalu kami dampingi,” tegasnya.

Baca juga :  Tempat Relokasi Pasar Sibolga Nauli Bagaikan Sawah, pedagang Tanam Pohon Pisang

Aris salah satu buruh harian harian ( BHL ) kami mengharapkan pak mohon solusi masalah upah kami ini bisa di bayarkan,untuk sewa rumah dan utang di kedai kebutuhan sehari – hari,kami melaporkan tentang upah kami memohon kebijakan dari bapak,kami serahkan perselisihan upah kami ini ke Dinosnaker Kabupaten Siak hari ini ,kami yakin pihak bapak dari disnaker masalah upah dan gaji kami yang belum di bayarkan oleh perusahaan PT SCM, diharapkan ada solusinya, pungkasnya.

( Sokhiaro Halawa )