Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar dihadir Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa.

Blitar NAWACITAPOST – DPRD Kabupaten Blitar menggelar rapat paripurna dengan agenda serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Blitar sekaligus pidato perdana Bupati Blitar. Rabu 3 Maret 2021.

Sertijab dari Pelaksana harian (Plh) Bupati, Mujianto kepada Bupati Blitar Rini Syarifah, langsung dihadiri dan disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Pejabat Pemprov Jatim, serta PLT Sekda Mujianto juga Forkompinda Kabupaten Blitar dan para anggota DPRD Kabupaten Blitar. Paripurna DPRD digelar di Ruang Graha Paripurna DPRD Blitar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Serah Terima Jabatan Bupati Blitar yang langsung ditanda tangani Gubernur Jatim.

Dalam pidato perdananya Bupati Blitar Hj Rini Syarifah menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Blitar, penyelenggara pemilu Komisi Pemilihan Umum Daerah, Bawaslu Kabupaten Blitar dan TNI/ Polri yang sudah sukses dalam pengamanan pemilu serentak 9 Desember 2020.

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala partisipasi kepada masyarakat dan semuanya, semoga kedepannya Kabupaten Blitar akan lebih maju makmur, sehingga masyarakat sejahtera,” ungkapnya.

Lanjut Rini juga mengajak bekerja secara bersama-sama para wakil rakyat untuk bahu- membahu dengan Pemkab Blitar, agar lebih memajukan Kabupaten Blitar, terutama seperti situasi saat ini yang masih dalam masa pandemi, agar covid-19 segera bisa diminimalisir dan Kabupaten Blitar bisa segera terbebas dari Virus Corona.

“Semoga kita bisa saling bersinergi dan berkolaborasi antara legeslatif dan eksekutif untuk bersama-sama membangun Kabupaten Blitar yang lebih baik dan tambah makmur. Karena kami Bupati dan Wakil Bupati Blitar terpilih, secara otomatis juga mengemban amanah rakyat, setelah diambil sumpah serta dilantik oleh Gubernur Jatim kemarin. Kami berupaya sesuai moto kami “Maju Bersama Sejahtera Bersama” untuk masyarakat dan Kabupaten Blitar agar lebih maju ,”jelasnya.

Baca juga :  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Dim 0808 Blitar Tekankan Bijak dalam Bermedsos

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Abdul Munib seusai Paripurna mengatakan , ” agenda pada hari ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, telah dilakukan paripurna mendengarkan pidato Bupati Blitar Rini Syarifah, dilanjutkan pidato Gubernur dan dibarengi dengan serah terima jabatan serta singkronisasi RPJMD.

“Kita berharap perjalanan pembangunan di Kabupaten Blitar akan semakin baik, alhamdulilah pada moment hari ini ada pidato singkornisasi RPJMD dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kita semua berharap dengan kepemimpinan Bupati Blitar yang baru ini bisa memenuhi harapan masyarakat Kabupaten Blitar, sesuai visi misinya yakni Maju Bersama Sejahtera Bersama,” ungkap Abdul Munib .

Sementara itu Gubernur jawa Timur , Khofifah Indar Parawansa, ditemui awak media selepas acara paripurna menjelaskan, “pihaknya lebih menekankan pada pembangunan ekonomi mikro seperti UMKM, karena ditengarai sektor inilah program yang dicanangkan oleh Pemerintahan Joko Widodo, bahwa sumber kekuatan Usaha kecil diharapkan mampu bersaing dan bangkit,” jelasnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa Paripurna DPRD Kabupaten Blitar

Khofifah menambahkan , Sejak ada nya Covid -19 , melalui Perpres 80 tetang percepatan pembangunan ini, saya ingin para Bupati dan Walikota agar mampu membedah paparan program yang telah di sampaikan secara detail, sehingga percepatan pertumbuhan ekonomi sesuai Perpres segera dapat diwujudkan di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah juga menyinggung masalah pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang mana Kabupaten Blitar juga salah satu daerah yang dilalui program JLS, dengan pembangunan tersebut potensi-potensi yang ada di Kabupaten Blitar seperti ayam, telur termasuk Top Off main. Diharapkan stabilisasi harga berjalan normal, karena kalau tidak, akan berdampak terhadap para pelaku usaha ayam petelur dan peternak ayam di Kabupaten Blitar.

“Blitar ini punya banyak sekali potensi salah satunya wisata, yang termasuk dalam program bangga wisata Indonesia, dan untuk kedepanya diperlukan pemetaan yang lebih detail sehingga memiliki daya saing dan daya jual dari masing-masing.( fm/adv)

Baca juga :  Ratusan Warga Desa Madula, Desak Camat Gunungsitoli Selesaikan Kisruh Pemilihan BPD