Gelper Dan Cingkoko Berbau Judi, Warga Tanjungpinang Resah

0
185

Tanjungpinang, NAWACITAPOST.COM – Keraguan dan keresahan mulai timbul pada warga masyarakat, atas kegiatan Gelper Dan Cingkoko, yang diduga merupakan salah satu tempat berbau judi.

Baca Juga : Dirut Perusahaan Daerah Karimun: Sedia Penuhi Tuntutan Pedagang Pasar Meral

Terkait keberadaan Kegiatan Gelper dan Cingkoko, di duga merupakan salah satu tempat berbau judi, yang semakin subur dan semakin bertambah sehingga warga masyarakatpun menimbulkan keraguan dan keresahan. Senin 1/3/2021

Perlu kita ketahui bahwa, perjudian adalah merupakan tindakan yang bertentangan dengan norma norma yang ada selain itu perjudian juga merupakan salah satu tindak pidana yang meresahkan masyarakat sehingga pada pasal 1 UU Nomor 7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian dinyatakan bahwa semua tindak pidana perjudian suatu kejahatan

Selain itu masalah perjudian dapat merugikan masyarakat dan moral bangsa kita, pada dasarnya kejahatan ini mengakibatkan ketertiban, ketentraman, dan keamanan masyarakat menjadi terganggu.

pengaruh juga bagi anak anak sangat besar, mereka akan ikut ikutan melakukan tindak pidana perjudian yang mereka lihat terjadi di lingkungannya akan berpengaruh negatif terhadap psikologis anak serta menimbulkan kerugian materil bagi mereka yang melakukannya

Yang kita tahu saat ini, realita dari pola hidup yang cenderung konsumtif, apalagi di tambah dengan semakin meningkatnya harga harga kebutuhan pokok akibat laju inflasi perekonomian yang tidak stabil, membuat setiap orang ingin mencapai segala sesuatunya dengan cara praktis atau menurutnya mudah untuk di lakukan termasuk berjudi,

ironisnya para pelaku perjudian sering bermain judi di tempat tempat umum, seperti di pasar, warung atau membentuk kelompok di tempat tempat tertentu, Hal ini sebenarnya tidak perlu di pertontonkan karena akan berpengaruh negatif terhadap orang orang di sekitarnya.

Seperti yang kita lihat, Gelper dan Cingkoko di Kota Tanjungpinang, tempat tempat tersebut semakin subur dan semakin bertambah salah satunya di komplek Bintan Plaza, Jl Suka Berenang, Jl Pancur, Jl Km 8 depan RSUP, DLL,

“Tak ada batasan atau libur, mulai dari sore sampai subuh, selain itu tempat tersebut merupakan tempat mondar mandirnya warga tempatan, dekat Sekolahan, Gereja, dan Mesjid”

Sehingga pertanyaan, keraguan dan keresahan dari masyarakat Kota Tanjungpinang mulai timbul. Kenapa dan ada apa di tempat Gelper dan Cingkoko tak bisa di tertibkan ? Se akan akan ada pembiaran oleh aparat dan pemerintah daerah, bisa di artikan masa bodoh alias bungkam

Pantun melayu mengatakan Ikan sepat Ikan Gabus artinya lebih cepat lebih bagus, dalam hal penegakan hukum dan penertiban Gelper dan Cingkoko yang di duga berbau judi tersebut, karena semakin lama semakin membahayakan bagi warga Kota Tanjungpinang, bisa merusak generasi generasi mudah saat ini, Kita berharap semoga aparat dan pemerintah daerah khususnya, segera bertindak dan menertibkannya,

Begini tanggapan masyarakat terkait adanya kegiatan yang di duga berbau judi tersebut di antaranya Ustadz , Advokat

Begini tanggapan dari, IR (Ustadz) yang sangat di kenal Warga Masyarakat di Kota Tanjungpinang
“Klo seandainya ada unsur perjudian saya rasa secara normatif itu sudah salah apalagi dari sisi agama sudah jelas hukumnya tidak boleh, sebaiknya kita ini hidup di negri melayu yang bersendikan adat dan adab sebaiknya menjaga supaya pelaku usaha tidak memunculkan keresahan di masyarakat silahkan melakukan usaha tidak di larang itu hak semua orang, Namun kita harus juga estetika yang ada supaya tercipta kebaikan bersama”

Selanjutnya tanggapan dari bapak JS (Advokat)
“Klo saya mencermati masalah perjudian seperti Gelper sebenarnya yang berhak mengambil tindakan adalah yang memberi ijin dalam hal ini pemerintah Kota Tanjungpinang, seandainya gelper itu di salah gunakan sebagai ajang perjudian maka pemberi ijin berhak mencabut ijin yang telah di berikan”.

(Yosdarson Daeli)