Warga Perawang – Tualang Keluhkan SPBU Layani Pengisian Roda Dua dan Empat Berulang-Ulang, Mengakibatkan Antrian Mengular Sampai Ke Badan Jalan

0
191

Siak,NAWACITAPOST –  Pemerintah dalam hal ini Pertamina dan Disperindag Siak telah berulang kali menegaskan dan memberikan himbauan kepada pemilik SPBU yang ada di Kecamatan Tualang Kabupeten Siak Di km 5 dan SBPU KM 9, agar jangan melayani Kendaraan roda dua dan Empat sebagai pengecer atau berulang kali mengisi minyak Premium. Kenyataanya pihak SPBU acuh tak acuh dan tidak mengindahkan hal tersebut,seakan – akan angin lalu himbauan dari pemerintah melalui dinas perdangangan dan industri (Disperindag) kab Siak.

Baca Juga : Polsek Tualang Ciduk Dan Amankan Terduga RS Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu 

Kenyataanya tiap pagi dan sore antrian panjang para pembeli bahan bakar minyak di SPBU km 5 & km 9,Bakal Jalan Raya perawang, bikin pengguna jalan terganggu. Pantauan di lapangan, antrian pajang sampai memakan badan jalan terlihat di Jalan Raya Km5 Perawang, hingga simpang KPR 1.

Antrian kendaraan roda dua di bakal kec Tualang Kabupaten Siak mengisi premium berulang kali

Kondisi tersebut sudah terjadi sejak beberapa minggu akhir – akhir ini, dan sering kali membuat kemacetan bertambah parah. Selain mengganggu pengguna jalan, antrian mobil yang mengular di jalan itu, juga menutup akses keluar masuk pelanggan toko-toko yang ada di pinggir Jalan Raya Km5 Perawang.

Salah satu warga Hangjebat kelurahan perwang Yudi (47) saat yang melintas menuju pasar menyampaikan kepada jurnalis “Iya, saya heran pihak SPBU tidak menjalakan tugasnya sesuai izin yang yang telah di katonginya,Sucurty SBPU tidak ada mengarahkan mobil dan sepeda motor yang mengisi premium,” Kata Yudi.

Antrian kendaraan roda empat mengukar di Jalan bakal kec tualang kab siak  saat Mengisi Bensin menuju SPBU

Ini sudah menggangu arus lalu lintas masa tiap hari antrian hanya sekitar 2- 3 jam premium habis Di SPBU kedua yang ada di kecamatan Tualang dan di sekitar kota perwang penjual eceran berjejeran di pinggir jalan dengan Harga Rp: 8000 – 9000 / liter,”ucap dengan singkatnya

Salah satu pemilik tokoh di sekitar SPBU Tan nama panggilannya,” sangat marah berulang kali memberikan rambu- rambu di depan pintu masuk rukonya agar jangan ada yang parkir namun, “antrian ini sangat mengganggu pelanggan kami yang mau belanja,” ujar salah satu pedagang pemilik toko yang mengeluhkan antrian tersebut, Senin (23/2) siang.

Kami harapkan ketegasan dari pemerintah melalui Disperindag dan pertaminan untuk SPBU yang ada di kecamatan Tualang,agar benar – benar menjalakan tugas dan pekerjaanya sesuai peraturan izin dari pemerintah dan himbauan dari disperindag agar menolak kendaraan roda dua dan empat mengisi berulang – ulang kali,apa lagi premium bersubsidi untuk masyarakat banyak bukan untuk pengusahan,jelasnya.

Saat di konfrmasi Disperindag Siak melalui Kasi pengawasan Budi, Menjelaskan pertaminan hanya mengizikan satu selang pengisian sedangkan masyarakat banyak yang berminat premium sedangkan pertalite masyarakat sedikit,ini mengakibatkan antrian pajang setiap pengisian di SPBU tersebut,” kata Budi

Kedua SPBU di Perawang telah mencatat No plat kendaraan roda Dua maupun Roda empat untuk mengantisipasi kensaraan tersebut berulang kali mengisi Premium,Tutur Budi

Jika ada SPBU yang melanggar atau masyarakat yang mengisi premium melanggar atau ada idikasi pelanggaran maka pihak pertaminan tidak segan – segan menberikan pelanggaran tegas kepada pihak SPBU atau masyarakat,Kita sudah dua kali turun kelapangan bersama Pihak Kepolisian Polsek Tualanff Kompol M Faizal Ramzani,SH,S.iK,MH,bersama Kanit Reskrim Ipda Alang mamantau di lapangan atas laporan masyarakat dan rekan – rekan LSM tentang Sering antrian saat pengisian premium yang mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas,”
jelas Budi

Kita harapkan kepada masyarakat jika mengetahui SPBU yang mengutamakan pengisian Sepeda motor dan Roda Empat berulang kali,agar kita tindak tegas dari Pertamina dan pengawasan Disperindag Siak kita tidak main – main ini kepentingan masyarakat, tegasnya,”

Ketika di konfrmasi terkait antrian yang terjadi di pihak SPBU yang ada di Kecamatan Tualang – perawang belum bisa di jumpai dengan alasan Pimpinan sibuk.

(Sokhiaro Halawa)