Main Judi Kim karena Kondisi ekonomi, YS dijemput Polisi

0
158
Iptu R. Sormin, SAg bersama tersangka dan baramg bukti.

Sibolga, NAWACITAPOST – Sat Reskrim Polres Sibolga terpaksa menjemput YS alias PR (42) seorang THL yang tinggal di Jalan Ketapang, Kelurahan Simare Mare kota Sibolga karena ketahuan melakukan perjudian KIM, Kamis (11/2) sekira pukul 21.20 WIB di depanwarung kopi di Jln Ketapang Sibolga.

Baca Juga : Buah Sawir PT SGSR Sering Dicuri, Perusahaan Lapor Polisi

Hal ini dikatakan oleh Kasat Reskrim polres Sibolgadan kemudian menyita barang berupa uang tunai sebanyak Rp 292.000.-,1 unit hp merk Samsung warna putih,5 lbr kertas kecil berisi angka angka pasangan dan1bh pulpen dan selanjutnya dibawa ke Polres Sibolga AKP D. Harahap, SH melalui Kasubbag Humas IPTU R. Sormin, S.Ag. Jumat (19/2) di Mapolres Sibolga.

Sormin menjelaskan bahwa setelah mengamankan YS, Personil kemudian menyita barang berupa uang tunai sebanyak Rp 292.000.-, 1 unit HP merk Samsung warna putih, 5 lembar kertas kecil berisi angka angka pasangan dan 1 buah pulpen dan selanjutnya dibawa ke Polres Sibolga.

“Tersangka belum pernah dihukum dan telah berumahtangga dengan anak 2 orang. Tersangka diamankan pada hari Kamis (11/2) pukul 21.20 WIB di depan warung kopi di Jalan Ketapang Kelurahan Simaremare Sibolga sambil menunggu nomor KIM yang keluar.

Tersangka diamankan karena telah melakukan perjudian KIM dan setelah tersangka diamankan juga disita barang bukti berupa uang sebanyak Rp 292.000.-, 1 unit HP merk Nokia warna putih berisi angka pasangan, 5 lembar kertas kecil berisi angka pasangan dan 1 buah pulpen,” papar sormin.

Sormin menambahkan bahwa Perjudian KIM tersebut dilakukan tersangka sudah sekitar 2 bulan dengan omzet Rp 200.000 samapi dengan Rp 350.000.- dan imbalan yang diterima sebesar 20 persen. Angka angka atau nomor pasangan dikirim tersangka pada seseorang yang identitasnya telah dikantongi yang berwajib melalui alat komunikasi HP.

“Angka yang keluar dan dianggap sebagai pemenang diketahui tersangka dari orang yang dikirim tersangka angka angka pasangan dan bila ada pasangan yang tepat maka dibayar tersangka dari hasil penjualan angka angka pasangan dan bila kurang maka tsk meminta uang pd orang yang telah dikirim angka angka pasangan. Perhitungan hasil pemasangan angka angka antara tersangka dengan orang yg menerima angka pasangan dilakukan 2 kali seminggu. Perjudian tersebut dilakukan tersangka sebagai menambah mata pencaharian dan perjudian dilakukan tanpa memiliki izin,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melakukan tindak pidana Perjudian tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 303 ayat (1) ke 1 dan 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun.

(Petrus Gulo)