RS Siloam Tegaskan akan Patuh terhadap semua Aturan Pemerintah

0
60
Foto gedung yang rencana akan menjadi Rumah sakit Siloam di area Cito Mall jalan A. Yani Surabaya

Surabaya NAWACITAPOST – Sebagai perusaahan rumah sakit yang sudah go internasional, Siloam Hospital Group (SHG) selalu mendukung pertumbuhan dan kemajuan ekosistem kesehatan di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Danang Head of Public Relations Siloam Hospitals Group, usai menerima kunjungan Komisi A DPRD Surabaya di lokasi yang akan dioperasionalkan menjadi Rumah sakit ke 40 Siloam Hospital jalan A. Yani Surabaya.

Dalam hal ini, Ia mengaku saat ini sudah mengajukan ijin terkait keberadaan Rumah Sakit Darurat Covid-19 yang berdekatan dengan Maal Cito ke Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

“Semua dokumen perijinan, mulai dari IPAL dan lain sebagainya sudah kita serahkan. Kalau memang ada yang kurang kita lengkapi,” terangnya, Rabu (17/02/2021).

Danang Head of Public Relations Siloam Hospitals Group

Danang kembali mengatakan, kalau pihak manajemen sudah menjelaskan soal keberadaan RS Darurat Covid-19 Siloam ke para anggota Komisi A.

Terkait dengan salah satu syarat perijinan soal jarak gedung sejauh 7 metet dari Mall Cito, Danang menjamin kalau kwalitas udara yang dikeluarkan dari rumah sakit tersebut dijamin baik.

“Udara disini kita proses dengan EPA filter dan negatif pressure. Kemudian bakteri, virus dimatikan dengan sinar UV. Jadi udara yang dikeluarkan sudah murni tidak terkontaminasi,” jelasnya.

Sementara itu limbah medis yang dihasilkan diproses sesuai standart. “Untuk limbah medis kita menggunakan jasa pihak ketiga yang berpengalaman. Sedangkan IPAL ada gedung sendiri khusus untuk mengolah,” ungkap Danang.

Danang menegaskan RS Siloam patuh terhadap semua aturan pemerintah. “Tidak mungkin kita tidak menyertakan ijin. Karena kita sudah mempunyai banyak jaringan rumah sakit. Ini rumah sakit yang ke 40. Apalagi ini berkaitan dengan nyawa manusia,” pungkasnya. (BNW)