Sempat Terhenti Sekian Tahun : Daway Band Kini Mulai Mengudara Kembali

0
586
Personil Daway Band Kiri-kanan: Andi R. Sitepu (Vocal), Muhammad Ashraf (bass), Sahat Nainggolan (Drum) dan Iag Gulo (Gitar).

Medan, NAWACITAPOST : September 2001, kami (Daway Band) mencoba berjibaku di Jakarta, dengan menawari demo lagu ke beberapa label rekaman. Harapannya, demo lagu diterima, mudah-mudahan kami disodori kontrak rekaman,  jelas Iag Gulo.

Baca Juga : Walikota  Irsan Efendi Nasution Membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Padangsidimpuan Tahun 2022

Perjuangan yang tidak mudah. Beberapa produser rekaman saat itu tidak memberi jawaban yang memuaskan bagi band kami; dengan macam-macam alasan.

Sempat ada tawaran dari sebuah label besar saat itu. Salah satu lagu kami untuk bergabung di album kompilasi yang akan mereka produksi. Cuma pembicaraan tidak berkelanjutan.kami juga kurang tertarik; karena keinginan kami dikontrak dalam bentuk album.

Iag Gulo (Pencipta Lagu dan Produser Daway Band)

Di sela-sela itu, kami dapat telpon dari seorang produser lokal dari Medan, yang sangat serius ingin memproduseri album kami.
Kami dipaksa untuk segera balik ke Medan, agar proses penggarapan album langsung dimulai.

Segala biaya-biaya, ditambah dengan akomodasi-akomodasi lain selama proses rekaman dan pembuatan video klip, telah dipersiapkannya. Hanya saja, saat itu, kami (khususnya saya), kurang begitu minat ditangani oleh produser lokal, dengan berbagai pertimbangan teknis dan karena saat itu kami hanya ingin fokus berjuang di Jakarta.

Akhirnya, perjuangan di Jakarta untuk sementara terhenti. Teman-teman band saya balik ke Medan; Terus melanjutkan kegiatan bermusik dan aktif ikut di ajang-ajang festival/pagelaran musik (Andi sang vocalis, sering menyabet gelar sebagai vocalis terbaik); Dan, menjadi home band di cafe-cafe Kota Medan.

Saya sendiri tetap di Jakarta, sambil melanjutkan kegiatan bermusik dengan beberapa band. Pengalaman menarik: ketika saya bergabung dengan sebuah band yang dinaungi salah satu label nasional; Kegiatan promo album dan manggung di beberapa daerah sempat saya jalani.

Tahun 2009, saya balik ke Medan. Saya merekam ulang lagu-lagu baru bersama teman-teman band Daway. Jika dulunya posisi drumer tidak pernah menetap, di formasi 2009, kami memasukkan seorang drumer, yaitu: Sahat Nainggolan.

Kami, kembali melanjutkan peruntungan di Jakarta, dengan materi lagu-lagu yang baru direkam. Sayangnya, perjuangan sekali ini pun belum juga membawa rejeki. Karena, tampaknya produser-produser di Jakarta, seperti tidak begitu berminat melirik band-band dari Kota Medan.

Akhirnya, band (Daway) ini vakum. Dan saya, lumayan lama tidak aktif dalam kegiatan bermusik; hingga kemudian, lahir kerinduan dan ikhtiar untuk menghidupkan kembali karya-karya saya yang tertunda itu.

Sejauh ini, ada dua lagu yang telah siap dalam bentuk video klip, yaitu: Yang Kulupakan dan Terlalu Cinta. Video klip nya, bisa ditonton langsung lewat Chanel YouTube : Iag Music.

Daway Band saat ini memiliki personil : Andi R. Sitepu (Vocal), M. Ashraf (Bass), Iag Gulo (Gitar) dan Sahat Nainggolan (Drum). Dimana pencipta lagu dan Produser nya adalah Iag Gulo.

(Yustinus Gulo)