Ditinggal Pergi Pemilik Belanja Kepasar: Rumah Permanen AF Terbakar, 1 Orang Anak Balita Meninggal

0
73

PELALAWAN (Nawacitapost.com)- Satu unit rumah permanen milik masyarakat Desa Kuala semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, terbakar dilalap sijago merah sekira jam 14.15 Wib, Sabtu (30/1/2021).

Baca Juga : Peduli Korban Kebakaran: Dinsos Pelalawan Serahkan Bantuan Peralatan Rumah

Dalam kejadian ini, Anak yang masih balita bernama RF umur 2 Tahun, jenis kelamin Laki-laki, Anak dari pemilik rumah Sdr.AF, menjadi korban jiwa dalam insiden itu.

Demikian perolehan informasi kebakaran dan korban jiwa ini, disampaikan Kasubbag Humas Polres Pelalawan, IPTU Edi Harianto dalam pres rilisnya di Grup WhatsApp Polres Pelalawan, Sabtu (30/1/2021).

Edi Harianto menjelaskan. Pada hari Sabtu tanggal 30 Januari 2021 sekira pukul 14.15 Wib, Sdr.Tasman (saksi 1) melihat rumah milik Sdr.AF (Korban) yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya telah terbakar. Kemudian, Sdr.Tasman dan di bantu Sdr.Padli (saksi 2) langsung menuju tempat kejadian untuk memastikan dan setelah itu, saksi ke 2 mendapat informasi dari kakak kandung korban bahwa adiknya RF (korban MD) berada didalam dalam keadaan tidur di ayunan.

Selanjutnya, Padli masuk ke dalam rumah yang kondisinya api masih menyala, tidak berapa lama Padli keluar rumah dengan membawa Korban RF dalam kondisi sudah meninggal terbakar.

Memang ada datang. “Tidak begitu lama waktu, Armada Tim Damkar Kecamatan Pkl.Kuras tiba di tempat kejadia kebakaran untuk melakukan pemadaman di bantu Damkar PT. Musim Mas. Namun, masyarakat sekitar telah terlebih dulu melakukan pemadaman dengan cara manual menggunakan ember dan gayung,” jelasnya.

Ringkas cerita kejadian ini dari Paur Humas Polres Pelalawan yang mana sebelumnya kakak kandung RF (Korban), telah meninggalkan adiknya dalam kondisi tidur di ayunan dan membakar obat nyamuk di bawah ayunan adiknya, setelah itu Riki yang berumur 15thn ini pergi menjaga warung di samping rumahnya.

“Benar, setelah menidurkan adiknya diatas ayunan dan kemudian membakar antinyamuk dibawah ayunan adiknya dan setelah itu meninggalkan adiknya untuk menjaga warung,” ungkap Edi, seraya menirukan keterangan Sdr.Tasman (Saksi 1).

Begitulah keterangan Kakak kandung korban bernama Riki kepada Sdr. Tasman selaku Saksi-1,kata Edi Harianto bahwa Ayah dan Ibu korban sedang pergi ke pasar Sorek untuk berbelanja.

Adapun yang tinggal dirumah tersebut yakni Korban bersama orang tuanya dan saudara korban, menurut keterangan ayah korban AF,desa kuala semundam, seperti hari hari biasanya pada saat pergi ke pasar bersama istri meninggalkan anaknya bersama kakaknya di rumah.

Pemadaman api menggunakan 2 (dua) unit mobil Damkar milik Kec.Pkl.Kuras dan Pt.musim mas dengan dibantu oleh masyarakat sekitar. Sekira pukul 15.30 Wib api berhasil dipadamkan dan jenazah Korban di evakuasi menuju rumah keluarga Korban yang tinggal tidak jauh dari rumah Korban.

Penyebab kebakaran sementara masih dalam penyelidikan dan kerugian materi sementara diperkirakan sebanyak lebih kurang Rp.150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah).

(Yulianus Halawa)