Gubernur Jatim : Para CPNS Baru Harus Bisa Segera Adaptasi

0
42
Sekretaris Dinas Kominfo Jatim, Aju Mustika Dewi, bersama CPNS Diskominfo Jatim.

Surabaya NAWACITAPOST – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, berharap kepada para calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang baru saja menerima SK pengangkatan agar segera beradaptasi di lingkungan kerja masing-masing. Hal ini karena saat ini sangat membutuhkan percepatan dan ketepatan untuk bisa merespon dalam melayani masyarakat.

“Setelah tergabung dalam keluarga besar birokrat salah satunya harus berdedikasi, harus punya loyalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” demikian dikatakannya, saat penyerahan SK CPNS Pemprov Jatim tahun 2019 yang dilakukan secara virtual, Senin (25/1).

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, menyelami dan memahami etika birokrasi sangat penting, jika lebih spesifik bisa diberikan penguatan kembali oleh institusi masing-masing. “Berpegang teguh pada integritas dalam melaksanakan tugas menjadi bagian penting bagi kita untuk memberikan pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, saat ini informasi dan komunikasi menjadi bagian yang penting, literasi digital menjadi penting untuk bersama membangun penguatan supaya koneksitas di antara satu institusi dengan institusi lainnya terus tersambung.

“Melalui institusi dimana kita mengabdi, maka di situ kita menyusun langkah-langkah strategis yang kalau kita bersinergi dengan yang lain akan mengantarkan Jatim sebagai provinsi terdepan, karena di Jatim mempunyai keunggulan kompetitif, mendesiminasikan dan memberikan manfaat bagi yang lainnya,” ujarnya.

Sekda Prov Jatim, Heru Tjahjono, mengatakan, proses pemilihan CPNS tahun ini merupakan tahapan yang paling panjang, dimulai sejak pendaftaran pada 11 November 2019 hingga penyerahan SK CPNS pada Januari 2021. “Dikarena adanya masa pandemi covid-19 sehingga terjadi keterlambatan dalam tahapan-tahapan penerimaan CPNS ini,” katanya.

Dikatakannya, formasi pada tahun 2019 terdapat 1.812 formasi CPNS yang terdiri dari tenaga guru 1.132 orang, tenaga kesehatan 320 orang dan tenaga teknisi 360 orang. Sementara terdapat 5 formasi yang tidak terisi dikarenakan tidak ada pendaftar sebagai Guru Produksi Grafika – SMKN 1 Mojoanyar Mojokerto, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin – RSU Karsa Husada Batu, Dokter Spesialis Radiologi – RSUD dr. Soetomo Surabaya, Dokter Spesialis Urologi – RSUD dr. Saiful Anwar Malang dan satu formasi untuk Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah – RS Paru Surabaya dikarenakan mengundurkan diri saat pemberkasan.

“Untuk nomor induk pegawai terhitung mulai 1 Desember 2021, sedangkan Surat pernyataan melaksanakan tugas mulai 1 Februari 2021,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Kominfo Jatim, Aju Mustika Dewi, mengatakan, mereka yang terpilih sebagai CPNS khususnya untuk Dinas Kominfo Prov Jatim bisa memberikan inovasi-inovasi dan bekerja sesuai dengan tugas  yang sudah diamanatkan.

“Dengan adanya penambahan tenaga baru diharapkan meningkatkan kualitas dan inovasi sehingga menjadikan Dinas Kominfo lebih baik lagi,” katanya. (*)