Surabaya NAWACITAPOST – Trafik penerbangan di bandara Juanda Angkasa Pura I pada 31 Desember 2020 mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding tanggal yang sama di tahun 2019 lalu. Dari 341 Movement ditahun kemarin menjadi 196 Movement pada akhir tahun 2020, disitu ada penurunan hingga 42,52%.

Begitu juga dengan jumlah penumpang pada hari yang sama juga turun hingga 63,68% dibanding tahun lalu, yakni dari 40.857 Pax menjadi hanya 14.838 Pax.

Seiring dengan itu trafik kargo juga mengikuti yakni turun hingga 12,55% atau dari 211.386 Kg di 31 Desember 2019 menjadi 184.864 Kg pada tanggal yang sama di tahun 2020.

“Penurunan trafik pergerakan Pesawat, Penumpang dan Kargo sangat dipengaruhi dengan Pandemi Covid-19 yang sedang melanda sehingga masyarakat masih takut bepergian disertai dengan adanya pembatasan trasportasi oleh Pemerintah,” Ujar Ari Humas PT. Angkasa Pura I melalui sambungan selularnya, Sabtu (2/1/21).

Terminal kargo Bnadara Juanda. Foto Istimewa

Adapun di Bandara yang sama, trafik penerbangan pada hari pertama di tahun 2021 lebih besar lagi angka penurunannya hingga -58,31% dibanding tanggal yang sama di 2020. Pada 1 Januari 2020 lalu ada 355 Movement, sedangkan kemarin hanya ada 148 Movement.

” Trafik penumpang di 1 Januari 2021 adalah 10.097 Pax turun 77,41% dari tahun lalu di tanggal yang sama yakni 44.692 Pax. Sedang Trafik kargo 1 januari 2021 malah mengalami peningkatan sebesar 19,96% yakni dari 152.640 Kg di tahun kemarin menjadi 183.104 Kg,” terang Ari.

Angkasa Pura I, lanjutnya, senantiasa konsisten untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat di seluruh area bandara kelolaan agar bandara menjadi tempat yang aman dan higienis sehingga kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan udara kembali meningkat dan pada akhirnya dapat meningkatkan kembali trafik penerbangan.

Baca juga :  Bupati Alfedri Salurkan 500 Paket Bantuan Pangan Olahan Ikan Dari KKP

“Adapun protokol kesehatan yang telah kami lakukan, diantaranya pelayanan rapid antigen, pemeriksaan suhu tubuh penumpang dan petugas bandara, penyediaan cairan pembersih tangan, pengaturan pembatasan tempat duduk di ruang tunggu, pemasangan tanda batas untuk physical distancing, wajib menggunakan masker dan announcement imbauan untuk menjalanankan protokol kesehatan,” tambahnya.

Dalam hal ini PT. Angkasa Pura I mengapresiasi dan berterimakasih atas pengertian dan kerjasama para pengguna jasa dalam menyikapi perubahan aturan saat ini serta kedisplinan dalam menjalankan aturan protokol kesehatan yang berlaku di bandara, tandas Ari. (BNW)