Ops Cipkon Polres Serang Kota, Dua ASN Pemprov Banten Terjaring Sedang Bersama PL Karaoke

Kota Serang, NAWACITAPOST- Satgas Covid-19 Kota Serang bersama Kodim 0602/Serang dan Satpol PP Kota Serang menggelar razia yustisi penegakkan disiplin protokol kesehatan ke sejumlah tempat hiburan malam yang berada di wilayah hukum Polres Serang Kota, pada Rabu (30/12/2020).

Dalam razia, petugas mendapati ada dua oknum ASN (aparatur sipil negara) Provinsi Banten tengah asyik di dalam sebuah ruangan karaoke bersama 1 teman pria lain dan 4 perempuan pemandu lagu di salah satu THM di kawasan Legok Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Tampak pula botol minuman keras (miras) di atas meja mereka.

Berdasarkan informasi dari petugas yang melakukan pemeriksaan, SF (34) merupakan ASN yang bertugas di Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten. Sedangkan S (41) bertugas di BPKP Provinsi Banten.

Baca Juga : Polres Cilegon Siapkan Rapid Test Bagi Wisatawan Pantai Anyer Secara Gratis

“Iya betul, tadi anggota saya melaksanakan pemeriksaan dan ditemukan dua oknum ASN di Provinsi Banten. Kemudian sudah dicatat oleh petugas Satpol PP untuk selanjutnya akan dikoordinasikan dengan kepala OPD-nya,” kata Yudha Hermawan.

Menurut Yudha, ditengah masifnya himbauan yang disampaikan oleh pemerintah. Yang mana tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan juga harus menghindari tempat-tempat keramaian.  “Justru yang dilakukan oleh dua oknum ASN tersebut tidak memberikan contoh baik bagi masyarakat lain,” ujarnya.

“Ini jadi bahan evaluasi, nanti disampaikan ke kepala OPD-nya untuk nanti ditindaklanjuti secara internalnya,” jelas Yudha.

Tak hanya itu, dalam razia tersebut petugas mengamankan sejumlah botol miras yang ada di tempat hiburan malam itu. Bahkan pengunjung pun diminta untuk tidak berada di tempat-tempat keramaian yang berpotensi menyebarkan Covid-19.

“Tadi kita sita sejumlah miras untuk selanjutnya diidentifikasi, dan kita akan koordinasi dengan pihak terkait menyangkut perizinan dan jenis usaha serta peruntukkannya,” ungkap Yudha.

Baca juga :  Verifikasi Data Dukung Pelayanan Publik Berbasis HAM

Dengan tegas, Yudha meminta kepada pengelola tempat hiburan malam yang masih beroperasi di momen libur akhir tahun untuk menutup tempat usahanya. Sebab, tindakan tegas akan dilakukan kepada para pengusaha yang kedapatan membandel.

“Kita minta pengelola tempat hiburan malam untuk menutup sementara usahanya demi keamanan dan keselamatan rakyat. Tentu kami atas nama Satgas Covid-19 Kota Serang akan menegakkan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Yudha. (TP/HUMAS).