Asuransi Bumiputera Alami Kesulitan, OJK Tunggu Arahan Pusat

0
361
Foto : Asuransi Bumiputera Alami Kesulitan, OJK Tunggu Arahan Pusat

Bandar Lampung, NAWACITAPOST – Asuransi Bumiputera yang berdiri sejak 1992 telah diatur dalam ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) no. 87 tahun 2019 tentang Perusahaan Asuransi Berbentuk Usaha Bersama. Hal tersebut untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 ayat (3) Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Saat ini perusahaan asuransi Bumiputera yang berpusat di Jakarta mengalami kesulitan untuk pembayaran klaim. Kendati demikian, serupa yang dialami oleh Asuransi Bumiputera wilayah Lampung – Bengkulu yang berlokasi di jalan Raden Intan Bandar Lampung.

Foto : Hendra Sirwan, Kepala Wilayah Bumiputera Provinsi Lampung

Hendra Sirwan, selalu Kepala Wilayah Bumiputera provinsi Lampung menjelaskan kepada Nawacitapost pada (28/12/2020). Mobilitas perusahan ini terganggu. Sehingga menimbulkan persoalan klaim yang mana banyak yang harus dibayar. Dirinya menceritakan sejak 2016 yang lalu Asuransi Bumiputera pernah dilanjutkan oleh OJK. Namun sejak 2018 baru dikembalikan lagi. Karena mengalami kendala legalitas perusahaan dan kondisi keuangan.

Foto : Asuransi Bumiputera Alami Kesulitan, OJK Tunggu Arahan Pusat

Kendala selanjutnya masih banyak konsumen yang belum dibayar. Namun pihak manajemen lagi berupaya untuk mendapatkan uang. “Yang jelas kami butuh training segera di Jakarta. Karena semua pembayaran klaim adanya di kantor pusat. Dan saat ini kantor cabang tidak ada uang tunai dengan  sistem pembayaran pun melalui via bank transfer ke kantor pusat. Kami berharap supaya ada perbaikan di tingkat manejemen. Dan tentu didukung oleh semua pihak. Termasuk OJK harus mendukung Bumiputera,” terang Hendra.

Foto : Asuransi Bumiputera Alami Kesulitan, OJK Tunggu Arahan Pusat

Hendra pun memberikan masukan. “Semestinya OJK harus lebih serius juga untuk menangani masalah ini. Agar lebih cepat dalam menyelesaikan persoalan – persoalan ini. Sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung yang disampaikan humas OJK, Dwi Krisno Yudi Pramono dalam pesan singkat Whatsapp mengatakan. “OJK Lampung masih menunggu arahan dari kantor pusat. Karena penanganan terkait Bumiputera dilakukan oleh pengawas OJK pusat. (Ashari Hermansyah)

BACA JUGA: Kemenangan Hilarius Duha Terancam Gugatan Idealisman Dachi di MK