Abdul Ghoni : UMKM Bulak masih butuh Bantuan Permodalan

0
155
Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am (baju putih) Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Bidang Olahraga dan Kesenian, bersama dengan puluhan pelaku UMKM di wilayah Bulak

Surabaya NAWACITAPOST – Meski masa Pandemi masih melanda, Geliat UMKM yang ada di kecamatan Bulak mulai normal kembali.

Menurut Siti Khotimah Koordinator UMKM Kecamatan Bulak, sejak Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir oleh Dinas Pertanian pada tahun 2007 lalu, UMKM di wilayah Bulak berkembang sangat pesat diantaranya ada di Kedung Cowek yakni UKM Bunda /aneka olahan kerang dan ikan asap (Kedung Cowek), UKM Nelayan Q (olahan pangsit kerang dan ikan asap Kedung Cowek), UKM Pawon Yes (aneka nasi bakar), UKM Aneka Krupuk Kipas Ikan (Kedung Cowek), UKM Krudung (Kedung Cowek), UKM Aneka Tas (Kedung Cowek)

Di Komplek AL ada UKM Inom (seger sinom dan beras kencur Sukolilo baru), UKM Sambel Pecel (Komplek AL) UKM Salad (Komplek AL ), UKM Kraff (komplek AL), UKM Olahan sefood (Komplek AL), UKM Krupuk Telur Asin (Komplek AL)

Termasuk juga Ukm Emping (Bulak), UKM Baby Kraff /Aneka Souvenir bayi (bulak) dan UKM Klontong (Bulak), serta UKM Cak Blakon (aneka wedang Bulak), UKM Aneka Kue, UKM Aneka Krupuk (kenjeran), UKM Gabungan Kartar, Aneka Dodol dan Sirup sayur.

Siti Khotimah berharap tetap memberikan bantuannya baik untuk pembinaan maupun dalam permodalan supaya ada peningkatan yang lebih sehingga secara otomatis menyediakan banyak lapangan pekerjaan.

Pada kesempatan menghadiri kegiatan UKM yang ada di wilayah Kec. Bulak Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Bidang Olahraga dan Kesenian, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am menyampaikan bahwa wilayah pesisir Surabaya belum banyak yang tergarap secara maksimal, termasuk memberikan kesempatan bagi keluarga nelayan, untuk mengembangkan usaha di bidang hasil perikanan dan kelautan.

” Banyak hasil perikanan masyarakat sekitar justru mengalami kendala dalam penjualan,” terangnya, Sabtu (12/12/20) pagi.

UMKM sangat membutuhkan bantuan permodalan, salah satunya dipergunakan untuk pengemasan yang baik produk perikanan dan asesoris dari hasil laut.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Prof. Wurlina dari Unair yang sudah mendampingi ibu nelayan serta para pemuda yang memiliki semangat untuk berubah dalam meningkatkan perekonomian agar lebih sejahtera lagi,” tambahnya.

Dalam hal ini, intervensi Pemerintah kota sudah luar biasa tehadap kecamatan Bulak yakni dengan adanya Taman Surabaya, Sentra Ikan Bulak (SIB), dll.

” Dengan adanya intervensi Pemkot, diharapkan bisa memberikan dampak yang lebih kepada masyarakat dan kesejahteraan wilayah Bulak pada umumnya,” tandah Ghoni. (L1)