Subkontraktor (Bu Deni) di PT IRP, Tidak Bayar Upah Pekerja Harian Lepas

1
407

Siak,Nawacitapost.com – Nasib apes menimpa 36 orang asal Nias sumatra utara,( Sumut) yang bekerja di areal Hutan Tanaman Industri Milik PT Arara Abadi Sinar Mas Group di Riau,” wilayah Kabupaten Siak.

Baca Juga : Ancam Kebebasan Berpendapat, Polres Pekanbaru Jemput dan Bawa Ketua serta Anggota FPI

Ke 36 orang tersebut sebagian buruh harian perawatan akasia yang bekerja Selama beberpa bulan upah mereka tidak di bayarakan oleh Bu Dani Sub PT.INDAH RIZKI PRATAMA,
( I R P ) bekerja perusahaan perawatan dan penanaman Akasia Milik PT Arara Abadi Sinar Mas Group di Riau,” wilayah Kabupaten Siak,
,”Rabu,(24/11/2020)

Mamarinus (39), Saat menceritakan kepada awak media,dia bersama anaknya lesti (- +17)Tahun bekerja selama tiga bulan dengan upah perhari Rp.100 ribu,Kami bekerja selama tiga bulan,kepada Bu Dani Suami dari Malauyang ngesub di PT.INDAH RIZKI PRATAMA,( IRP ),Upah kami sejak bulan Oktober kemrin belum di bayarkan oleh Bu Dani ,”kata Mamarius

Setiap kami datang kerumahnya malah mengacam Kami di laporkan kepihak berwajib dan kata – kata kasar dengan mengatakan upah kalian tidak saya bayar,kalian saya laporkan kepolisi jangan menggagu saya,kalian pulang kerumah kalian,Tutur,” Mamarius dengan wajah bersedih.

Lanjut mamarius,”kami bekerja berangkat dengan pagi subuh sudah bangun untuk mencari Nafkah,malah ini yang kami terima pihak yang mengajak kami bekerja mengacam kami kepolisi,Hak kami dan keringat yang selama kami bekerja panas – hujan demi kebutuhan sehari – hari,yang kami tagih ke bu Dani Upah yang kurang lebih -+ 3.500.000(tiga juta lima Ratus ribu Rupiah )
berdua dengan anak saya,”

Di lokasi yang sama salah satu Suami dari boru Halawa Anggota Ma Dani,”Aris (45) Tahun,menceritakan apa yang terjadi terhadap upah atau gaji yang belum di bayarkan kepada istrinya,anaknya dan beberapa saudaranya yang bekerja sama bu Deni yang subkontraktor di PT.INDAH RIZKI PRATAMA,( IRP )Milik Ucok Siagian di areal Hutan Tanaman Industri Milik PT Arara Abadi Sinar Mas Group di Riau,” Wilayah Kabupaten Siak,setiap istri saya ke rumah ma dani malah mengatakan,” mau apa datang kesini gajia kalian tidak ada sama saya,sudah saya serahkan sama marinus,”ucap Aris

Madani mengacam istri dan keluarga untuk melaporkan ke polisi keluarga saya,Pada hal upah selama bererapa bulan belum di bayarkan,mereka menagih kepada bu Dani,Kami harapkan kepada PT.INDAH RIZKI PRATAMA,( IRP )Milik Ucok Siagian supaya menyampaikan kepada Bu dani,agar gaji istri dan keluarga saya di bayarkan,jika tidak kami akan Laporkan Hal ini kepihak – pihak terkait temasuk ke Dinasnaker Kabupaten Siak,” Jelas Aris

Ketika Bu Deni di konfirmasih terkait Upah anggotanya 36 orang yang belum di bayarkan melalu via seluler dengan No 0812-7658-97xx,membenarkan gaji tersebut sudah saya bayarkan kepada marinus kepercayaan saya,mereka tagih ke marinus jangan kesaya,”Kata Ma Dani

Saat awak media menanyakan apakah bu Dani memberikan uang gaji pekerjaan kepada marinus tersebut ada bukti,Ma Dani menjawa tidak ada bukti,langsung Hp di matikan.

Media Nawacitapost.com mencoba menghubungi kembali Hp bu Dani,”
yang menjawab mengaku keluarga bu Dani mengaku Marga tobing,alasannya Bu Dani kurang sehat,”Ucap tobing berdalih.

Arius Gulo Wakil Ketua l Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Masyarakat Nias Indonesia ( DPC HIMNI )Kab Siak, Menyayangkan Hal ini terjadi kepada Wargaya dimana Subkontraktor tidak membayarkan 36 orang upah harian lepas di salah satu Perawatan atau penanaman Akasia Milik PT Arara Abadi Sinar Mas Group di Riau,” Wilayah Kabupaten Siak,kata Arius.

Dimana Bu deni yang ngesub kepada PT.INDAH RIZKI PRATAMA,( IRP )Milik Ucok Siagian,seharusnya membayarkan gaji pekerjaanya bukan mengacam melaporkan kepolisi,Kasihan mereka bekerja tiap hari hanya untuk kebutuhan sehari – hari dan Sewa rumah Kontrakan di bunut,Kampung Pinang sebatang Timur,kecamatan Tualang,Kabupaten Siak,Ucap Arius.

“Saya mengharapkan kepada pihak PT.INDAH RIZKI PRATAMA,( IRP )Milik Ucok Siagian agar segera menyelesaikan permasalahan ini kepada Bu Dani yang ngesub di PT. IRP  agar nama perusahaan milik pak ucok Siagian tidak terbawa – bawa atas kelalaian dan sikap yang kurang terpuji yang hanya memafaatkan tenaga orang lain, dan memperkaya diri sendiri”jelas Arius.

Lanjut Arius,”perhatikan nasib Pekerja apakah sudah sesuai Undang – Undang ketenaga kerja dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-150/MEN/1999 Tahun 1999
Upah Minimum Tenaga Kerja Harian Lepas.

“Tenaga kerja harian lepas menurut Pasal 1 angka 2 Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-150/MEN/1999 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi Tenaga Kerja Harian Lepas, Borongan dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.

(“Kepmenaker 150/1999”) adalah tenaga kerja yang bekerja pada pengusaha untuk melakukan pekerjaan tertentu yang berubah-ubah dalam hal waktu maupun kontinuitas pekerjaan dengan menerima upah didasarkan atas kehadirannya secara harian,”Tegas Arius

Saya meminta kepada bu Dani sebagai Subkotraktor Dari PT.INDAH RIZKI PRATAMA,( IRP ) agar segera membayarkan gaji pekerja ke 36 orang jika tidak kita siap mendampingin dan melaporkan Hal ini ke pihak Terkait terutama penawasan provinsi Riau dan Disnaker Kabupaten Siak serta di PT Arara Abadi Sinar Mas Group di Riau,” Wilayah Kabupaten Siak,”Ungkap Arius, (Sokhiaro Halawa).

1 KOMENTAR

Comments are closed.