Sambang, Korban Rumah Kebakaran Simolawang Doakan Kesuksesan Machfud Arifin

0
176

Surabaya NAWACITAPOST – Safi’i bersama Sunarsih, korban kebakaran rumah di Simolawang VI mengaku bersyukur mendapat kunjungan dari Machfud Arifin Calon Wali kota Surabaya nomer urut 2. ” Di sela-sela kesibukannya pak MA (Sebutan Machfud Arifin.red) masih memperhatikan nasib kami warga yang terkena musibah,” kata Safi’i, Rabu (25/11/20)

Ucapan terima kasih juga diucapkan Safi’i. “Kami berterima kasih atas kepedulian dan kehadiran beliau. Semoga sukses dalam perjuangannya sehingga apa yang menjadi hajatnya dikabulkan oleh Allah SWT. Belum jadi wali kota tapi sudah peduli,” ungkapnya.

Safii mengaku mengetahui sosok Machfud Arifin sejak menjadi Kapolda Jatim. Sehingga ia sudah mengetahui karakter Machfud Arifin.

“Kalau jadi wali kota, beliau adalah pemimpin yang layak dan diharapkan. Kehadiran Pak Machfud jadi semangat. Sosok pemimpin yang dibutuhkan warga,” terangnya penuh keyakinan.

Senada dengan tetangganya, Sunarsih menyebut bahwa Machfud Arifin adalah sosok yang peduli rakyat kecil. ” Itu menunjukkan bahwa Beliau adalah pemimpin yang sebenarnya. Belum jadi wali kota saja sudah melihat jerit masyarakat kecil,” katanya.

Ditanya terkait bantuan Pemerintah, Sunarsih mengaku belum mendapatkannya. ” Bahkan dari kelurahan belum ada yang datang,” ungkapnya.

Tanpa diundang, kedatangan Mantan Kapolda Jatim untuk memberi semangat kepada korban tersebut disambut dan dielu-elukan ratusan warga Simolawang yang melihatnya.

Selain menyampaikan bela sungkawa, pada kesempatan itu Machfud Arifin juga memberikan semangat kepada tiga keluarga yang rumahnya terbakar.

Relawan MAJU (Machfud Arifin-Mujiaman) saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Simolawang – Simokerto, Rabu (25/11/20)

Meski baru mendengar kabar dari tim-nya, MA langsung menyempatkan dirinya untuk menengok, memberi dukungan semangat sekaligus memberikan sedikit bantuan untuk meringankan beban korban.

“Kepedulian terhadap warga Surabaya yang terkena musibah tidak harus menunggu menjadi wali kota,” terangnya.

Diketahui, pada Jumat siang 20 November 2020 lalu terjadi kebakaran rumah jalan Simolawang Gg. VI no. 2E, 2F dan 2G.

Saat ini korban tinggal di Masjid setempat, juga ada yang sementara numpang di rumah kerabat di kampung yang sama. (BNW)