Pjs Wali Kota Blitar Jumadi Silaturahmi dengan Pasangan Cawalkot dan Cawawalkot Blitar

0
81
Pjs Wali Kota Blitar Jumadi Silaturahmi dengan Pasangan Cawalkot dan Cawawalkot Blitar

Blitar, NAWACITAPOST – Menjelang hari pelaksanaan Pemilihan Walikota-Wakil Walikota Blitar tahun 2020, Pjs Wali Kota Blitar Jumadi bersama Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, Dandim 0808, serta perwakilan KPU dan Bawaslu Kota Blitar mengadakan silaturahmi kepada pasangan calon yang bakal bertarung 9 Desember 2020 .

Kegiatan silaturahmi ini diadakan secara bergantian mulai, yang diawali dari paslon nomor urut 2 yakni Santoso-Tjutjuk Sunario yang dilaksanakan hari ini, Rabu (25/11) di Rumah Makan Dadoz Kota Blitar. Pada Kamis (26/11) juga bersilahturami dengan Paslon nomor urut 01 yaitu Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto.

“Semua ini menjadi sarana berkomunikasi untuk saling mengingatkan satu dengan yang lain bahwa masing-masing dari kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk ikut menjaga kondusifitas wilayah Kota Blitar,” kata Jumadi, Pjs wali Kota Blitar.

Baca Juga : Pjs Walikota Blitar Membuka Talk Show Implementasi Nilai – Nilai Kepahlawanan Memperkuat Karakter Kebangsaan

Jumadi menjelaskan, kepada seluruh elemen di Kota Blitar harus saling bekerja sama. Ini agar nantinya pelaksanaan pemilihan pemimpin daerah pada tanggal 9 Desember mendatang dapat berjalan secara baik, aman dan lancar serta sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang ada.

“Selanjutnya, juga untuk memastikan tidak akan ada gesekan antar pendukung yang bisa menimbulkan perpecahan,” tambahnya.

Lebih lanjut Jumadi menilai, terkait dengan rangkaian tahapan Pilkada 2020 di Kota Blitar, sampai saat ini tidak ada persoalan yang serius. Sehingga tidak ada yang harus dikhawatirkan oleh pihaknya. Ia berharap kondusifitas seperti saat ini bisa terus berlanjut hingga pada hari pelaksanaan setiap warga memilih di balik bilik suara.

“Selain itu, juga kami laksanakan mix manajemen. Yakni terkait dengan menerapkan protokol kesehatan 3M dalam pelaksanaan pencoblosan. Supaya stigma awal yang banyak orang menilai bahwa Pilkada ini akan menjadi cluster baru itu tidak terjadi,” ungkap Jumadi.

Menurutnya, dalam pelaksanaan pemilihan wali kota dan wakil wali kota nantinya harus mampu menarik partisipasi yang tinggi dari masyarakat. Sekaligus di sisi lain juga tidak berdampak pada munculnya cluster baru Covid-19. (advhumas/fm)