Ajeng Gerindra : MA-Mujiaman Punya Cara Jitu Selesaikan Surat Ijo

0
77

Surabaya NAWACITAPOST – Dalam setiap kampanye, masing-masing calon punya caranya sendiri untuk menarik simpati masyarakat.

Mujiaman Calon Wakil Wali (Cawawali) Kota Surabaya juga punya cara sendiri dalam membuat warga RW04 Tembok dukuh Bubutan agar menaruh simpati padanya.

Didampingi wakil ketua komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati dan BF. Sutadi bersama
ketua DPC partai Gerindra, Calon nomer urut 2 ini menghadiri sapa warga Asem Jaya 8.

Kehadiran tiga tokoh beda generasi ini disambut antusias oleh warga yang kebanyakan memiliki Surat Ijo, Minggu (22/11/20).

Kepada ratusan warga yan hadir, Mujiaman dalam sambutannya lebih menekankan pentingnya kesejahteraan daripada taman-taman yang selama ini diagungkan oleh Wali Kota sebelumnya. ” Taman dan jalan kota memang penting untuk tetap subur demi keindahan, namun bagi saya nasib warga Surabaya lebih penting dari segalanya,” katanya.

Selain menyampaikan beberapa program andalannya, seperti dana 150 jt per-RT per-tahun, peningkatan SDM dan kesehatan masyarakat, Revitalisasi pasar sebagai peningkatan UMKM dan penciptaan lapangan kerja, Mujiaman juga menegaskan bahwa Ia bersama Machfud Arifin Calon Wali Kota mempunyai cara yang jitu untuk menuntaskan permasalahan surat ijo yang menjadi permasalahan menahun di kota surabaya.

Dari sinilah, beberapa ketua RT menjadi yakin bahwa Machfud Arifin-Mujiaman sanggup menuntaskan segala permasalahan yang ada di Surabaya termasuk masalah Surat Ijo.

Sementara, Ajeng Wira Wati kepada kontituennya di Asem Jaya meyakinkan bahwa bersama paslon MAJU, kedepan Surabaya akan dibawa melompat dalam pembangunan kotanya termasuk dalam penyelesaian berbagai masalah klasik warga.

” Kita sudah melihat sendiri sosok paslon MAJU mempunyai tips yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di kota Surabaya, khususnya terkait Tanah Surat Ijo yang banyak menjadi keluhan warga,” ujar politisi Gerindra ini.

Sebelum melangkah pasangan MA-Mujiaman sudah menghitung bagaimana APBD berjalan tanpa retribusi ‘Surat Ijo’, sehingga nantinya apabila memang di takdirkan memimpin kota surabaya dapat segera bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

” Menyelesaikan Surat Ijo ini adalah wewenang Pemerintah pusat dan daerah. Bila diperlukan, Beliau berjanji akan langsung menghadap Presiden selaku pembuat kebijakan ditingkat pusat,” tandas Ajeng.

Diakhir, politisi perempuan Gerindra ini mengajak seluruh warga Asem Jaya pada tanggal 9 desember 2020 datang ke TPS masing-masing untuk mencoblos nomer 2 Machfud Arifin-Mujiaman.

” Ingat Coblos nomer 2, Coblos Brengose,” tandasnya. (BNW)