Mahfud Arifin Keluhkan Sakit, Mujiaman Debat Sejuk tapi ‘HAJAR’

0
368

Surabaya NAWACITAPOST – Calon Walikota Surabaya Machfud Arifin mengaku sedang sakit di bagian dadanya dan memohon doa kepada warga yang disapanya. Hal ini diungkapkannya saat agenda Sapa Warga RW 07 Kupang Krajan – Sawahan, Minggu malam (01/11/20).

” Ibu, Bapak saya mohon doanya. Beberapa hari saya sedang sakit didada saya,” ucapnya dan sesaat 500-an warga yang hadir menjadi terdiam.

Machfud mengaku dirinya sudah beberapa kali periksa di rumah sakit, dan terakhir periksa ternyata memang sakit.

” Dokter mengatakan saya sedang sakit ‘Rindu’ dan obatnya adalah bertemu dengan Panjenengan semua,” ujarnya diiringi tepuk tangan meriah dari hadirin.

Dalam kesempatan itu, MA sapaannya, menegaskan bahwa Ia bersama Mujiaman calon Wakilnya telah menyusun program 150 juta per-RT per-tahun. Program ini menurutnya didasari oleh keprihatinan melihat pengajuan Musrenbang dari masyarakat banyak ‘Zonk’ nya dan tidak meratanya pembangunan di Surabaya.

Banyak yang pesimis terkait program ini, namun MA yakin bisa terealisasi karena mengaku sudah membedah APBD bersama badan anggaran yang tentunya melalui pembahasan yang panjang. ” Yang lebih tidak realistis adalah orang berpenghasilan dibawah 10 juta dikasih BPJS gratis.

Program ini, katanya, bisa dipergunakan untuk semua permasalahan kampung, seperti penanggulangan sampah, pembangunan dan pengadaan sarana prasarana, pengembangan UMKM, dan lainnya.

” Yang pasti akan kita awasi dan kontrol penggunaannya. Dana ini berbentuk program, kalau cash takutnya disalahgunakan,” tegas MA.

Terkait Musrenbang, MA mengatakan Bappeko membangun bukan dari skala prioritas seperti Jembatan bambu yang saat ini mau ambruk, atau jembatan yang ada air mancur joget. ” Harusnya yang dibangun adalah pasar-pasar supaya nyaman dan menjadikan tenaga kerja baru. Misalnya Pasar Turi dihidupkan atau pasar Keputran dan pasar Tunjungan yang temasuk ditengah kota

Senada dengan Calon Walikotanya, Mujiaman tegas mengatakan bahwa Membela rakyat sebenarnya cukup gampang. Tinggal mau apa tidak. ” Nek gelem akeh carane, nek gak gelem akeh alasane (Kalau mau banyak caranya, kalau ndak mau banyak alasannya .red). Mau surat ijo, surat kuning, surat putih, kalau mau, bisa,” tegasnya.

Menyelesaikan masalah warga, menurut Mujiaman Walikota tidak boleh berlindung dari apapun, karena Ia adalah pembuat kebijakan. ” Kami tidak punya beban masa lalu untuk menyelesaikan permasalahan warga, apa yang kita programkan adalah ‘riil’ bukan teori macam-macam. Lihat pasar rusak, kita selesaikan. Tidak ada lapangan kerja, kita sediakan. Pembangunan kampung tidak merata, ya kita ratakan. Jadi sangat riil dan mudah diingat. Insya Allah kalau membela rakyat, pasti banyak didoakan oleh rakyat, itu modal kita,” papar Mujiaman.

Sebelumnya, Mujiaman juga menjelaskan berbagai programnya. Mulai dari Beasiswa dan bantuan untuk pendidikan hingga revitalisasi pasar dan penyediaan lapangan kerja.

” Harta karun kota sebenarnya luar biasa banyak, Seperti Hi-Tech mall, THR dan Taman Remaja Surabaya. Kalau dimanfaatkan dengan maksimal, hasilnya pasti sangat luar biasa pula untuk rakyat,” tandasnya.

Ditanya terkait jelang Debat Pilkada, Paslon nomor urut 2 itu menjanjikan Debat sejuk. ” Debat sejuk tapi ‘Hajar’,” katanya kepada NAWACITAPOST. (01/11)

Sementara Bibis, Koordinator acara telah mendapat amanah dari masyarakat Kupang Krajan untuk menyampaikan bahwa seluruh masyarakat bersama tokoh-tokoh Kupang Krajan sepakat untuk menyerahkan seluruh suaranya untuk pasangan nomor urut 2, Machfud Arifin – Mujiaman.

Ia menjelaskan, saat ini yang hadir adalah komunitas RT/RW, Ibu PKK, kader lingkungan dan Jamaah NU ranting II se-Kupang Krajan, Komunitas Pepabri dan masih banyak yang tidak bisa disebutkannya satu per satu.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Ratih Retnowati dan Mochammad Machmud anggota DPRD Surabaya dari Fraksi Demokrat. (BNW)