Korban mengharapkan kepastian Hukum Atas Pengeroyokan Berkeliaran, yang masih belum di Sidangkan Di PN Siak

0
376

Siak,Nawacitapost.com – Bunsen (50) warga Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak meminta aparat penegak hukum yakni Kejaksaan Negeri Siak untuk bertindak adil dan kepastian hukum terhadap dirinya.

“Sudah tiga bulan lamanya, kasus penganiyaan terhadap saya belum tuntas. Karena, pelaku masih belum tersentuh atau tidak ditangkap. Saya minta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Siak untuk berikan keadilan bagi saya. Negara kita negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai hukum. Maka berikan saya keadilan,” kata Bunsen saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2020) pagi.

Bunsen mengaku kecewa dengan kinerja penegak hukum yang tidak maksimal.

“Saya sudah cross cek ke Polsek Tualang, dan pihak Polsek katakan sudah di Kejari Siak. Kok lama sekali kasus yang saya adukan untuk disidangkan ? Saya mengaku sangat kecewa dengan kinerja Kejari Siak demikian,” katanya lagi.

Masih kata pria yang juga aktif menjadi kader salah satu OKP di Kabupaten Siak itu, dirinya akan mengadukan hal tersebut kepada pihak Kejaksaan Tinggi Riau dan Pusat hingga Presiden RI.

“Saya minta pihak Kejari Siak berikan kepastian hukum untuk saya. Saya akan layangkan surat aduan saya atas ketidakadilan ini kepada Kejaksaan Tinggi Riau dan Jaksa Agung RI di Jakarta, kalau memang diperlukan saya minta kasus ini diketahui oleh Presiden RI juga. Saya masih tersakiti saat ini. Kaki saya patah dan harus dioperasi akibat ulah para pengeroyok saya waktu itu,” tandas Bunsen.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan terhadap Bunsen (50) warga Jalan Raya Perawang, diduga dilakukan tujuh orang di Jalan Jamsostek, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Sabtu (25/7/2020) lalu.

Bunsen mengalami retak dan patah tulang pada bagian kaki kanan, serta luka memar dan lebam pada wajah.

Bunsen kala itu dibawa oleh masyarakat dan pihak keluarga untuk melakukan pengobatan lebih lanjut di Rumah Sakit Ibnu Sina di kota Pekanbaru.
Reporter : Sokhiaro Halawa