Masa Reses II, Abdul Ghoni : Nelayan Bulak Butuh Pendampingan

0
208

Surabaya NAWACITAPOST – Dalam Reses Tahun Sidang Kedua Masa Persidangan I Tahun Anggaran 2020, Anggota DPRD Kota Surabaya Fraksi PDIP, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, sambangi warga kampung nelayan Bulak guna penyerapan aspirasi masyarakat, Selasa (20/10/2020)

Dalam agenda reses tersebut hadir 135 anggota Komunitas Nelayan Tangguh Surabaya Utara, RW 02 dan RW 03 beserta tokoh agama dan masyarakat tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk menghindari banyaknya peserta, dalam hal ini disiapkan metode virtual yang diikuti oleh 25 peserta.

Pada kesempatan akrab tersebut, Abdul Ghoni menyoroti wilayah pesisir Surabaya. Menurutnya, wilayah ini belum tergarap secara maksimal, termasuk dalam hal pengembangan usaha khususnya produksi hasil tangkapan ikan.

Selain hal tersebut, Sekretaris Fraksi PDIP ini juga menyebut bahwa para Nelayan disini butuh bangunan pemecah ombak, sebagaimana menyikapi keluhan para Nelayan bahwa Perahu dan alat melautnya sering rusak terhantam ombak saat bersandar di pantai.

Pada intinya, masih kata Ghoni, keluarga Nelayan sekitar Kenjeran dan Bulak butuh pendampingan di banyak hal, khususnya dalam pengelolaan hasil perikanan dan kelautan.

“ Disini juga butuh bantuan modal bagi UMKM dalam upaya produksi dan pengemasan produk perikanan dan asesoris,” tandas anggota Komisi C DPRD Surabaya.

Dalam hal ini, perwakilan warga kampung nelayan mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya atas pembangunan infrastruktur di pesisir pantai Kenjeran, termasuk taman surabaya, sentra ikan bulak dan THP.

” Hal ini sangat membantu para nelayan dalam memasarkan produk hasil tangkapan ikan guna meningkatkan perekonomian warga di kecamatan Bulak, ” katanya.

Perwakilan warga juga berterimakasih atas diadakannya Reses ini. Harapannya, apa yang dikeluhkan warga dapat disampaikan dan segera direalisasikan oleh Pemerintah kota Surabaya. (L1)