Viral Video Seorang Ibu Dibanting dan Ditendang

0
182

Jakarta, NAWACITAPOST- Viral video yang memperlihatkan seorang ibu dan remaja saling tarik dan tendang dengan petugas Satpol PP. Dari video yang beredar, tampak remaja tersebut terjatuh karena ditendang. Begitu juga dengan ibu berkaus hijau yang di akhir video tegeletak di tanah karena dibanting oleh seorang pria.

Aksi itu terjadi di Desa Pubabu-Besipae, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (14/10/2020) siang. Adapun ibu yang dibanting bernama Damaris, dan remaja perempuan bernama Novi.

Tokoh masyarakat Desa Pubabu-Besipae, Niko Manoe menjelaskan, kejadian itu bermula saat petugas Satpol PP mendatangi lokasi untuk mengamankan sejumlah kegiatan di lahan tersebut, Rabu (15/10/2020). Namun, warga menolak hingga akhirnya terjadi kericuhan antara warga dengan petugas. “Beberapa warga kami perempuan yang terluka. Ada ibu yang dicekik di leher hingga masih ada luka yang membekas,” kata Niko.

Baca Juga : Uji Materi UU Cipta Kerja Kecil Dikabulkan, FBLP Minta Jokowi Terbitkan Perppu Cipta Kerja

Sementara, Kasat Pol PP NTT Cornelis Wadu membantah terjadi aksi kekerasan yang dilakukan sejumlah pria dan anak buahnya. “Itu tidak benar. Nanti untuk lebih jelasnya konfirmasi langsung ke Plt Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah NTT Weli Rohimone,”katanya.

Bantahan adanya kekerasan juga disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Badan Pendapatan dan Aset Daerah Welly Rohi Mone. Menurutnya, jusru anak buahnya yang menjadi korban kekerasan. Ia menjelaskan bahwa, kedatangannya ke Pubabu untuk membuka lahan demi menyukseskan program tanam jagung panen sapi milik Pemprov NTT. Petugas sama sekali tidak mengusik warga yang berada di lokasi.

Namun, saat petugas tiba, sejumlah warga melarang saat mobil tangki mengisi air. Sehingga, terjadi tarik menarik selang antara warga dan aparat keamanan. Saat tarik menarik itu terjadi, seorang ibu terpeleset dan jatuh. Salah satu staf Welly mencoba membantu ibu tersebut untuk bangun. Welly pun melaporkan kasus dugaan penganiayaan itu ke Polsek Amanuban Selatan.