Kakanwil Kemenkumham Kalbar Pramella Y Pasaribu Kunjungi Pos Lintas Batas Negara Jagoi Babang

0
183

Bengkayang, NAWACITAPOST –  Pos lintas batas negara sangat penting. Pasalnya lalu lintas setiap manusia kedua negara kerap dilakukan. Sehingga dibangunnya pos ini selain  memproteksi segala ancaman yang datang juga memudahkan segala kebutuhan kedua negara yang saling menguntungkan. Bahkan, Presiden Jokowi memberi perhatian lebih soal pos perbatasan negara di dalam setiap kunjungan ke perbatasan Indonesia dengan negara tetangga. Membangun pos perbatasan yang berada di wilayah Indonesia lebih baik, bagus dan megah bukan hanya janji tapi sudah terbukti, begitu Jokowi berkata dengan tegasnya. Supaya pos ini berfungsi dengan baik dan lancar maka perlu adanya setiap instansi terkait yang mengungjungi dan memperhatikannya. 

Baca Juga : Ketegasan Kakanwil Kalbar, 43 gembong Narkoba Kalbar Dikirim ke Nusakambangan

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalbar, Pramella Y. Pasaribu, didampingi Kepala Divisi Keimigrasian, I Nyoman Gede Surya Mataram; Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Toman Pasaribu; Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Singkawang, Tessar Bayu Setyaji; dan Kepala Subbagian HRBTI, Zulzaeni Mansyur, melakukan peninjauan langsung ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Selasa (13/10/2020).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalbar, Pramella Y. Pasaribu kunjungi Pos Lintas Batas Negara Jagoi Babang

Jagoi Babang adalah salah satu dari sebelas titik PLBN yang akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia di tahun 2020. Pembangunan 11 PLBN tersebut merupakan paket kedua setelah pada periode sebelumnya pemerintah membangun 7 PLBN. Jagoi Babang merupakan salah satu daerah yang berbatasan darat langsung dengan Malaysia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalbar, Pramella Y. Pasaribu kunjungi Pos Lintas Batas Negara Jagoi Babang

Kakanwil dan rombongan berkeliling meninjau Pos Imigrasi yang berada di Jagoi Babang. Menurut Pramella, pembangunan PLBN sangat penting mengingat PLBN itu pintu masuk segala sesuatu antar dua negara, serta mengurangi dan mencegah keluar masuk barang ilegal melalui pintu PLBN.