Dia mengatakan pada, Rabu (7/10/2020). Sebelum ada air SPAM ini, pakai air sumur dari sumber mata air di sini. Airnya warnanya kuning, kalau mencuci baju putih, itu bisa berubah warnanya jadi kuning.
Baca Juga : Petugas Gereja Ditembak Mati
Oleh Karena warna kuning itulah, dan beberapa warga lain memilih membeli air galon untuk keperluan memasak. Ia harus rela merogoh kocek cukup besar untuk keperluan ini. Dalam sehari satu galon air, kalau sebulan ya 30 galon. Pergalonnya itu 5.000.
Dengan adanya air dari SPAM Keburejo itu, sekarang ia bisa mandi, mencuci baju bahkan memasak dengan tenang. Sebab, air dari SPAM Kuburejo sangat jernih dan layak konsumsi. Alhamdulillah, sekarang sudah tidak ragu lagi kalau mau buat masak. Kalau dulu tidak berani pakai air sumur di sini. Kondisi air kuning di sini ya sejak dulu, sejak kecil sampai sekarang usia suah 50 tahun.
Operasional SPAM Keburejo diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Memanfaatkan air dari waduk Wadaslintang, SPAM Keburejo berkapasitas 600 liter per detik, dan dialirkan ke Kabupaten Kebumen 400 liter per detik untuk 32.000 sambungan rumah dan Kabupaten Purworejo 200 liter per detik untuk 16.000 sambungan rumah.
Selain SPAM Keburejo, dalam kesempatan itu Ganjar juga meresmikan SPAM Petanglong yang melayani kebutuhan air di Kabupaten Pekalongan, Batang dan Kota Pekalongan. Potensi dari SPAM Petanglong berkapasitas 400 liter perdetik dengan memanfaatkan aliran sungai Sumilir. Dia mengatakan. Alhamdulillah ini sudah berjalan dan sudah dialirkan ke rumah warga. Kebutuhan air bersih memang sangat penting. Ia sendiri melihat di salah satu rumah di Purworejo, air yang biasa digunakan berwarna kuning dan informasinya mengandung zat besi terlalu tinggi. Ternyata tiap hari mereka kondisinya seperti itu, maka hari ini di berikan air yang lebih bagus. SPAM Keburejo dan Petanglong ini kerjasama dengan kementerian pusat, provinsi dan daerah.
Selain SPAM Keburejo dan Petanglong, ada juga proyek pembangunan SPAM di Wosusokas untuk melayani kebutuhan air di daerah Surakarta, dan sekitarnya, SPAM Bergas daerah Brebes dan sekitarnya serta pembangunan SPAM di daerah lain. Ini memang mahal dan rumit, tapi harus memberikan pelayanan agar masyarakat mendapatkan air minum dengan kualitas baik. Beberapa proyek yang sudah di lakukan dengan mekanisme kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) agar lebih cepat.