Hadiri Peresmian Posko ‘Buleks 99’, Eri Cahyadi Pastikan SMA/SMK dapat Beasiswa

0
403

Surabaya NAWACITAPOST – Pertarungan kedua pasangan calon (Paslon) Calon Walikota dan Wakil Walikota di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020 semakin seru. Disaat masa kampanye baru dimulai, Tim Pemenangan di masing-masing Paslon langsung tancap gas mencari simpati masyarakat untuk suara Paslonnya. Baik melalui kampanye, ataupun pembukaan posko kemenangan di basis-basis masanya.

Seperti malam tadi, Minggu (27/9/20), dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat setempat, RT, RW dan pihak LPMK, Budi Leksono anggota DPRD Surabaya dari PDI Perjuangan meresmikan Posko Pemenangan Eri Cahyadi-Armuji di wilayah kelurahan Jepara kecamatan Bubutan, Surabaya.

Tak luput dari perhatian, hadir pula rekan Dewan PDI-P lainnya, Siti Maryam bersama Norma Yunita.

Dalam peresmian Posko Pemenangan Er-Ji yang diberi title ‘BULEKS 99’ tersebut, langsung dihadiri oleh Eri Cahyadi Calon Walikota Surabaya yang digadang-gadang untuk menggantikan Tri Rismaharini yang juga merupakan kader dari PDI Perjuangan.

Dalam paparannya kepada ratusan Relawan Buleks, Eri Cahyadi menegaskan akan meneruskan kebaikan Bu Risma kepada warga Surabaya terutama dalam hal kesejahteraan masyarakat sesuai dengan perjuangan PDI-P.

Dalam hal ini Eri menyampaikan beberapa hal yang telah dikerjakannya bersama Risma dan anggota DPRD dari PDI-P

Seperti masalah Bantuan Sosial MBR atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Eri menjelaskan dimasa Covid ini, anggaran MBR harus berbagi dengan kesehatan yang sangat dibutuhkan di masa Pandemi ini. Tapi berkat aspirasi para Dewan PDI-P, ditahun 2021 nanti seluruh masyarakat yang berpenghasilan dibawah 10 juta/bulan otomatis akan mendapat Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau BPJS kesehatan gratis.

Saat ini, PDI-P juga berjuang terkait pendidikan khususnya untuk SMA dan SMK yang saat ini dikelola Provinsi. Dalam hal ini, PDI-P memastikan bahwa ditahun 2021 nanti, meski SMA dan SMK dibawah Provinsi akan diberikan beasiswa dari Pemerintah Kota. ” Ini pengorbanannya temen-temen PDI Perjuangan,” jelasnya.

Begitu juga untuk beasiswa kuliah, menurut Eri, saat ini ada 5.112 mahasiswa yang mendapat beasiswa. ” Ada yang jadi pilot, jadi pegawai Bank, Insya Allah ditahun depan akan ditambah lagi oleh PDI Perjuangan,” masih kata Eri.

Pada kesempatan itu, Eri juga menyinggung terkait insentif bunda PAUD, guru TPQ, RT, RW dan LPMK. ” Yang namanya bunda Paud dan Guru TPQ, sekarang sudah diberikan 400rb. Ada lagi, saat ini insentif RT 500rb, RW 600rb, dan LPMK 700rb. Karena usulan Dewan PDI-P di tahun 2021 akan diperjuangkan untuk RT 1jt, RW lebih, dan LPMK diatasnya lagi,” ucap pasangan Armuji di Pilwali Surabaya ini.

Kenaikan insentif ini menurut Eri adalah masuk akal karena dari hitungannya tersebut cuma memerlukan anggaran sekitar 300 miliar dari APBD Surabaya yang 10 triliun lebih dan kemarin banyak digunakan untuk infrastruktur. ” Tahun ini infrastruktur sudah selesai, seperti yang ditugaskan Bu Risma, uang 10 Triliun itu akan dipergunakan untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Ditahun 2021, PDI-P juga bercita-cita agar semua balai RW menjadi bagus. Ditambah adanya guru les matematika, bahasa inggris. ” Jadi semua kampung tidak ada lagi anak miskin yang kesulitan belajar. Jangan sampai pendidikan di Surabaya berkurang,” ujar Mantan Kepalla Bappeko Surabaya ini.

” Hal itu semua sudah dianggarkan di 2021, maka saya berharap betul yang menjadi PR besar hari ini dari kami dan temen-temen PDI-P itu satu, pembangunan di suatu wilayah pengelolaannya akan diserahkan kepada masyarakat di wilayah tersebut. Dari situ anggaran yang dikeluarkan akan berputar diwilayah tersebut,” katanya lagi.

” Saya berharap warga meningkatkan kemampuan, sehingga nanti ada anggaran yang turun dilakukan dengan sistem padat karya, maka yang mengerjakan adalah warganya sehingga akan menaikkan perekonomian warga diwilayah tersebut. Akan sayang apabila ada dana turun namun warga diwilayah tersebut tidak bisa mengerjakannya, otomatis akan dioper ke CV,” ujar mantan ASN yang pernah menjadi Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya ini.

Untuk UMKM, pria yang pernah menjabat sebagai Plt.DKRTH ini berjanji akan membuat aplikasi penjualan untuk semua UMKM per Kelurahan di Surabaya. ” Disaat ada kebutuhan dari Pemkot maupun Dewan yang bisa dihandel UMKM, maka pembelian wajib dilakukan ke Aplikasi UMKM tersebut,” janjinya.

Diakhir, Eri berharap semoga kedepan bisa bersinergi baik data maupun sumber daya manusia, sehingga tidak ada lagi namanya pengangguran, putus sekolah, maupun tidak ada lagi namanya masuk data MBR. Karena sudah terakomodasi dengan data lainnya, sehingga pendapatan masyarakat bisa bertambah. ” Itu yang ditugaskan bu Megawati dan bu Risma kepada kami. Jadi insya Allah, jika kami diberi kepercayaan, itu yang akan kami lakukan untuk kota Surabaya dan untuk njenengan semua,” pungkasnya. (Li)