Tingkatkan Penerimaan Pajak, Pemkab Siak Teken MoU dengan Kanwil DJP Riau

0
233
Foto : penandatanganan MoU

Siak, NAWACITAPOST – Pajak menyumbangkan pemasukan besar dalam rangka mewujudkan pembangunan di segala bidang. Terbukti pada kontribusi pendapatan negara maupun daerah dari pajak. Cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Kini pajak semakin kokoh pada posisi primus inter pares (paling utama) sebagai sumber pendapatan pusat dan daerah. Sejalan hal demikian, pada Selasa (15/9/2020) Bupati Siak Alfedri menandatangani Memorandun of Understanding (MoU). Tak lain dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau Edward Hamonangan Sianipar. Yang mana dilaksanakan di ruang rapat Raja Indra Pahlawan, lantai II kantor Bupati Siak. Dikatakan oleh Bupati Siak dalam sambutannya. Penandatanganan MoU dilakukan guna menghasilkan kesamaan program dan kebijakan. Terutama terkait optimalisasi penerimaan pajak sebagai sumber pendapatan pusat dan daerah. Kerjasama dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tentunya yang akan diperuntukkan bagi pembangunan daerah kabupaten Siak. Pemerintah daerah dan Direktorat Pajak akan bersinergi mengoptimalkan segala bentuk potensi penerimaan pajak. Khususnya yang ada di daerah kabupaten Siak. Selain itu, juga sebagai bentuk komitmen dan kepatuhan terhadap pentingnya peningkatan pajak bagi pembangunan. Penandatanganan nota kesepakatan bukanlah yang pertama. MoU adalah lanjutan. Sebab sebelumnya juga telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan pada bulan Mei 2019 yang lalu. Namun kali ini terdapat beberapa addendum. Diantaranya Pajak Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dan Pajak Usaha Perdagangan. Terkait upaya peningkatan pendapatan daerah dari retribusi pajak, sejak setahun terakhir pemerintah kabupaten Siak telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Diantaranya melalui perangkat aplikasi di mesin kasir (tapping box).

BACA JUGA: 4 Pasangan Bacakada Kepulauan Nias Membunuh sebelum Berkuasa?

Foto : penandatanganan MoU

Telah mengeluarkan kebijakan baru yang memudahkan masyarakat dalam andil membayar pajak melalui 61 perangkat tapping box. Yaitu tempat usaha di berbagai kecamatan bahkan hingga ke kampung. Berkeyakinan bahwa pendapatan pajak di kabupaten Siak masih bisa ditingkatkan seiring Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di berbagai daerah. Khususnya di kabupaten Siak terus tumbuh subur. Lalu memberikan apresiasi kepada Kakanwil Direktur Jenderal Pajak (DJP) Riau yang telah berupaya sungguh – sungguh. Terlebih dalam meningkatkan penerimaan daerah sektor pajak. Salah satunya melalui penandatanganan kerjasama. Berharap sinkronisasi langkah kebijakan dan kerjasama yang lebih baik kedepan demi kemakmuran masyarakat kabupaten Siak. Sebelumnya, Kakanwil DJP Riau Edward Hamonangan Sianipar mengatakan. Pihaknya kini tengah fokus pada strategi perluasan basis pajak dan peningkatan jumlah serta kualitas data di lapangan. Sebagai bagian dari strategi, akan melakukan study kelayakan calon wajib pajak yang akan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2020 di kabupaten Siak. Dalam study kelayakan nantinya akan dilaksanakan monitoring bersama pemerintah kabupaten Siak dengan Kanwil DJP Riau. Demikian guna membentuk basis data otentik di kabupaten Siak. Terutama hingga memudahkan pemerintah kabupaten Siak dalam menjalankan program kegiatan. Terutama terkait peningkatan pendapatan sektor retribusi pajak. Acara dihadiri oleh Asisten II Setda kabupaten Siak Hendrisan, Kepala KKP Pratama Pangkalan Kerinci, unsur Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kabupaten Siak, Danramil dan unsur pimpinan Polres Siak. (Sokhiaro Halawa)

BACA JUGA: Korban Janji Palsu Program Pendidikan Gratis di Nias Selatan Tidak Jelas