DPRD Kab Blitar Tetapkan 5 Ranperda Menjadi Perda Baru

Blitar, Nawacitapost.com– DPRD Kabupaten Blitar, Jawa Timur ahkirnya mengesahkan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda ), menjadi Peraturan Daerah (perda). Ke lima perda yang ditetapkan oleh dewan, diantaranya adalah tentang RDTR Kanigoro, Penyertaan modal BPR, Perubahan Pajak Daerah Retribusi Jasa Umum, Perlindungan anak. Bertempat di Gedung Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, yang terletak di Kelurahan Kanigoro Kabupaten Blitar diadakan rapat paripurna, tentang pengesahan dan penetapan sejumlah peraturan darah (perda), Senin 14/09/2020.

Sidang paripurna dibuka oleh ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, yang didampingi sejumlah wakil ketua dewan. Selain dihadiri oleh Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Marhaenis.U.W.dalam kegiatan rapat paripurna tersebut juga turut hadir beberapa jajaran Forpimda Kabupaten Blitar, pimpinan Kepala OPD di Pemkab Kabupaten Blitar. Sidang paripurna kali ini, DPRD Kabupaten Blitar mengesahkan lima peraturan daerah ( perda ), yang diahkiri dengan penandatanganan kesepakatan antara Bupati dan Pimpinan DPRD Kabupaten Blitar.

Baca Juga : Berikan Jam Komandan, Ini Penekanan Dandim 0808/Blitar

Rapat paripurna sebelumnya diawali dengan penyampaian pendapat akhir sejumlah Fraksi di Parlemen, yang pada intinya sependapat dan mendukung atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Blitar menjadi untuk disahkan menjadi Perda.

Ditemui selepas paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, kepada para awak media mengatakan, terkait 5 Perda baru ini pihaknya menyampaikan tentang hal penting yang di tunggu-tunggu yakni, tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kanigoro sebagai Ibu Kota Kabupaten Blitar.

“Terkait RDTR inilah yang sangat kita tunggu, karena akan dijadikan landasan hukum untuk perencanaan pembangunan jangka panjang nantinya,” papar Suwito.

Disinggung hal lain tentang persetujuan DPRD terkait tukar guling tanah aset Pemkab Blitar dengan RS An- Nissa di Kelurahan Kaweron, yang sebelumnya sempat di tolak, pada akhir paripurna DPRD siang itu, pihaknya hanya menyampaikan karena masalah tersebut sangat urgent.

Baca juga :  Sambut HUT ke-24, DPC Patria dan Wandani Bulungan, Adakan Aksi Sosial

“Dengan mempertimbangkan kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat maka Legeslatif ahirnya sepakat menyetujui tukar guling itu, sekali lagi ini masalahnya urgent mas,” terang ketua Dewan.

Sementara itu Bupati Blitar Rijanto, menanggapi pertanyaan awak media, tentang tanggapan dukungan rencana program kerja yang dituangkan kedalam PERDA mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada lembaga parlemen DPRD Kabupaten Blitar.

“Hal ini merupakan wujud terciptanya sinergitas yang baik antara Legeslatif dengan Eksekutif, sehingga sistem pemerintahan dan tata administrasi Kabupaten Blitar lebih terarah dan semakin baik,” pungkas Rijanto.(adv/fm)