Bupati Blitar Rijanto dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada Gubernur Jawa Timur beserta jajaran Proinsi Jatim bersedia hadir untuk meresmikan RSUD Srengat. Sebagai awal terwujudnya harapan masyarakat Kabupaten Blitar, terutama untuk wilayah barat berdirinya rumah sakit umum daerah Srengat ini.
“Pembangunan RSUD Srengat mempunyai konsep dengan design lebih modern dan eco green (ramah lingkungan). RSUD Srengat akan terus dikembangkan agar lebih maju. RS Srengat menjadi pusat rujukan untik Blitar wilayah barat dan sekitarnya, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dari segala lapisan maupun warga kurang mampu,” papar Rijanto.
Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa
Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa dalam pidatonya, berpesan sore hari ini RSUD Srengat saya resmikan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Blitar. Nantinya supaya benar-benar meningkatkan pelayanan yang maksimal, juga tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan. Dengan menjaga jarak dan selalu menggunakan masker untuk menekan tingginya angka penyebaran covid-19 di Jawa Timur.
“Dengan dibangunya RSUD Srengat dapat melayani masyarakat yang ada di Blitar Barat , akan lebih mudah dan murah, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Sehingga sudah tidak jauh lagi, untuk ke RS Kediri atau Tulungagung. Dengan harapan, karena RSUD Srengat sudah dilengkapi alat PCR, rumah sakit sudah bisa melayani pasien covid-19 dengan cepat. Jumlah RS yang ada di Jatim bertambah sebagai rumah sakit rujukan, sehingga lebih efektif dalam penanganan,” ungkap Gubernur Jatim.
BACA JUGA : Netralitas ASN Jadi Kunci Keberhasilan Pilkada
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani saat selesai peresmian menyampaikan, RSUD Srengat menjadi tambahan tempat layanan kesehatan terlengkap di Kabupaten Blitar. Sebelumnya hanya ada di wilayah sisi timur Kabupaten Blitar. Pembangunan RSUD Srengat diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Blitar Barat.
“Tentunya dengan usaha keras dan dukungan semua pihak, kami berusaha semaksimal mungkin agar pembangunan rumah sakit ini, selesai tepat waktu dan dapat dipergunakan dengan sebaik- baiknya. Semua ini merupakan wujud, keluhan dan harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, terutama di wilayah Kabupaten Blitar sisi barat. Dengan diresmikannya RSUD Srengat dapat melayani dengan fasilitas yang baik, sehingga biaya transportasi untuk berobat semakin murah dengan adanya RSUD Srengat ini,” jelas Kuspardani.
Perlu diketahui, Rumah sakit Umum Daerah Srengat dengan standar RSUD kelas C memiliki 4 pelayanan spesialis dasar, yaitu spesialis anak, obstetri dan ginekologi, spesialis penyakit dalam, dan spesialis bedah.
Memiliki gedung megah memiliki 4 lantai dengan 120 kamar . RSUD Srengat juga dilengkapi dengan ruang rawat jalan, rawat inap, ruang operasi, ICU, laboratorium dan ruang penunjang lainnya.
BACA JUGA : Santui, Pasangan Bobby Nasution-Aulia Rahman Ajak Akhyar Nasution-Salman Alfariji di Lapangan Merdeka Medan
Sedangkan gedung penunjang terdiri dari masjid, parkir, asrama dan rumah dinas. Sementara waktu pelayanan masih untuk Pasien sakit ringan, di tempat ini juga dipakai tempat rujukan pasien covid 19 karena ditempat ini sudah dilengkapi alat PCR lengkap dengan tenaga medisnya.(fm)