Logo Partai di Siaran Pendidikan, DPRD : Dispendik Surabaya Provokasi Pilwali

0
232

Surabaya NAWACITAPOST – Dunia pendidikan di Surabaya kembali digemparkan dengan munculnya logo Partai pada pengajaran online Dinas Pendidikan Surabaya yang disiarkan oleh TV lokal Surabaya SBO 8 September 2020 yang lalu.

Polemik ini menurut A. Hermas Thony, akan membenturkan kekuatan-kekuatan politik di sehingga surabaya yang sedang hangat menjadi tidak kondusif.

” Walikota bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) termasuk para Ketua partai politik sudah mati-matian berusaha ingin menciptakan Pilkada Surabaya bisa lebih kondusif. Jadi saya mengira baik karena ketidaktahuan, kelalaian atau kesengajaan secara tidak langsung adalah bentuk provokasi. Partai akan saling berhadap-hadapan. Dan yang dilakukan dinas Pendidikan ini ‘sembrono’. Sama halnya dengan mengabaikan apa yang telah diusahakan oleh Polrestabes dan Walikota dalam menjaga kondusifitas Pilkada Surabaya.” tegas Thony kepada Nawacitapost. Rabu (9/9/20)

Yang dinilai Visioner dan diagungkan itu Ternyata kebablasen sampai kearah ngawur, ujar Thony menujukan kepada Kadispendik Surabaya.

Meski sudah ada permintaan maaf dari beberapa pihak, menurut Thony hal ini harus dilakukan investigasi baik dari pihak KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) maupun dari pihak kepolisian karena menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

” Apalagi dari sisi SBO menyatakan hal ini adalah Hoax, sedang pihak Dispendik seakan menyalahkan guru yang menyampaikan. Berarti perlu adanya pendalaman terkait tragedi ini,” ujar Thony.

Adanya kasus ini Thony mengharapkan dapat membuat jera Dinas pendidikan Surabaya serta bagi SKPD yang lain sehingga tidak sembarangan dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat.

” Tidak menutup kemungkinan pola yang berbebeda akan dilakukan Dinas-dinas yang lain untuk tujuan yang sama,” sesal Thony.

” Kita tahu kok, kita sedang menengarai hal-hal itu, dan mencatat serta mencermati kegiatan ini sampai tingkatan RT/RW. Polanya memang berbeda-beda. Lurah seperti ini, Camat seperti ini, dari Dinas-Dinas seperti ini. Ingat, kita sudah punya perbendaharaan catatan-catatan tersebut tinggal menunggu waktu apabila dibutuhkan,” ulasnya.

Dalam hal ini Thony mengingatkan, jangan menyalahkan masyarakat apabila mereka melakukan tindakan hukum terhadap pelanggaran-pelanggaran tersebut. (Li)