Minggu, 28 Juni 2026

Lestarikan Budaya : Siraman dan Jamasan Mbah Gedhe dalam Rangka Bersih Desa Gaprang

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Selasa, 1 September 2020 | 22:00 WIB
Blitar, Nawacitapost.com- Desa merupakan ujung tombak terselenggaranya Pemerintahan pada suatu Negara. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan Pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, Pemerintahan Desa harus tertib administrasi serta tetap menjaga kearifan lokal, diantaranya agenda Bersih Desa. Seluruh Desa di Kabupaten Blitar setiap tahun selalu melaksanakan kegiatan tersebut. Pasalnya, Bersih Desa merupakan tradisi turun temurun yang memang harus dilestarikan. Masing-masing Desa tentunya mempunyai cara yang berbeda-beda dalam menggelar tradisi tersebut.
Baca Juga : AKBP Birma Naipospos Naik Pangkat, Kebanggaan Bagi Semua

Desa Gaprang Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar ,melakukan rangkaian acara dalam Rangka Bersih Desa Gaprang, Senin 31/8/2020

Menurut Kepala Desa Gaprang ,Asharul Fahruda .ST menjelaskan Rangkaian Bersih Desa Gaprang di lakukan setiap tahun di hari Selasa Kliwon Bulan Suro ( Muharram ), ditengah pandemi Covid 19 tahun 2020 kegiatan bersih desa diselenggarakan secara sederhana. Mengingat untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19 tanpa mengundang banyak warga.

Rangkaian Bersih Desa Gaprang diawali Siraman dan Jamasan Mbah Gedhe, setelah jamasan di adakan Kenduri dan Doa bersama 3 Agama. Pada tahun lalu biasanya diadakan Pementasan Wayang, tahun 2020 adanya Pandemi Covid-19 ditiadakan. Rangkaian bersih Desa Gaprang hanya 2 acara tersebut dan sederhana.

Masih menurut Kades Gaprang kedepan nya acara Siraman dan Jamasan Mbah Gedhe akan kita jadikan Icon Wisata Budaya Desa Gaprang dan kita akan lakukan festival Siraman dan Jamasan Mbah Gedhe.

“Berharap nanti kita akan mengajak masyarakat Desa Gaprang untuk berpatisipasi dengan cara melakukan Kirab dari Kantor Desa Gaprang menuju situs Arca Desa Gaprang, sedangkan air untuk siraman diambil dari 3 tempat Ibadah yang ada di Desa Gaprang ,pertama dari sumur Masjid tertua di Desa Gaprang lalu dari Gereja dan Pura. Selanjutnya air tersebut di kumpulkan di Kantor Desa Gaprang diarak ke tempat Situs Arca untuk di lakukan Siraman ” jelas Kades Asharul.

Kepala Desa Gaprang ,Asharul Fahruda .ST mengharapkan kepada Masyarakat Desa Gaprang untuk ikut memelihara dan menjaga Situs yang ada di Desa Gaprang ini agar bisa menjadi Icon Desa Gaprang dan bisa menjadi cerita sejarah bagi anak cucu kita kedepan. Masyarakat Desa Gaprang agar memahami budaya dan melestarikan yang ada di Desa Gaprang, agar Desa Gaprang tetap aman,tentram,Guyub rukun dan bisa menjadi Desa yang Makmur.

Reporter : Frins Maurins

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini