Diduga Akibat Depresi, Warga Plabuhan Melakukan Percobaan Bunuh Diri

0
249

Jombang, Nawacitapost.com- Diduga akibat depresi melakukan percobaan bunuh diri dengan menggunakan sebilah sabit, dan mengalami luka sayatan Pada leher, korban atas nama Maryono Alamat Desa Plabuhan Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang.Senin (31/8/2020).

Kapolsek Plandaan menjelaskan, Awalnya diketahui sekira jam 18.30 Wib oleh Fatkurozzi (pelapor) hendak melihat ayam yang berada di rumah Sdr. SAEMAN (Mertua Pelapor) Alamat Dusun Jambe, Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, dan sesampainya di depan ruangan bekas kamar rumah milik Sdr. SAEMAN tersebut pelapor melihat ada kaki berada didalam kamar dan semula pelapor mengira bahwa kaki tersebut adalah Sdr. SAEMAN yang sedang tiduran dikamar, selanjutnya dipanggil beberapa kali tidak menjawab, lalu pelapor langsung mendekat dan menyalakan lampu kamar ternyata pelapor melihat sdr. Maryono (Korban) sudah tergeletak di tanah dalam keadaan telentang menghadap keatas dengan keadaan leher korban bagian depan terdapat luka sayatan dengan kedalaman 5 cm dan panjang 15 cm, berlumuran darah.

Baca Juga : Polwan Polres Siak Menjadi Pemenang Pertama Film Pendek Berjudul “Srikandi Siak”

Serta pelapor juga melihat ada sebilah sabit yang terdapat bercak darah tergeletak di sebelah kiri korban, selanjutnya pelapor panik dan keluar rumah meminta pertolongan kepada warga sekitar setelah itu Korban diangkat bersama – sama dengan warga kemudian dibawa menuju ke RSUD Ploso, Dengan adanya kejadian tersebut,pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Plandaan untuk selanjutnya kami melakukan penyelidikan dan mendatangi di TKP diketemukan sabit yang terdapat bercak darah yang tergeletak disamping kiri korban dan sandal jepit milik Korban masih dalam keadaan sejajar dan tertata rapi, tidak ada barang – barang yang berserakan, di sekitar TKP terdapat sajam berupa sabit yang masih tertata rapi di sekitar TKP tidak terdapat ceceran darah, dan hanya di tempat Korban.

Pada korban hanya terdapat Luka di leher yang lurus beraturan diduga bekas sayatan sabit, dibagian tubuh yang lain tidak diketemukan luka.

Berdasarkan keterangan saksi Fatkurrozi (saudara Ipar korban) bahwa korban sebelum kejadian terlihat sering melamun sepertinya ada suatu permasalahan yang dipendam. Dari hasil peyelidikan di TKP kami mengamankan barang bukti, 1 bilah sabit terdapat bercak darah milik korban dan satu sandal jepit warna merah putih,guna penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKP H. Akwan,S.H., M.Hum.

Reporter : Teguh Setiawan-Jombang