Kinerja Buruk ! Masyarakat Minta Bupati Nias Barat agar Kadis Dishub di Evaluasi

0
241
Foto : Kepala Dinas Pehubungan Nias Barat, Toroziduhu Mendrofa

Nias Barat, NAWACITAPOST.COM – Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, tertanggal 28 agustus 2020 dengan judul : “BIAYA PEMELIHARAAN KAPAL PEMDA NIAS BARAT DENGAN ANGGARAN PULUHAN JUTA DI DUGA TIDAK TEPAT SASARAN” yang dimana, hingga kini tidak ada respon dari pemda Nias Barat.

Salah seorang masyarakat sekitar lingkungan kecamatan sirombu dimana hari-harinya bekerja sebagai nelayan berinisial DH (37) senin , tanggal 31 agustus 2020 mengatakan, “Setahu saya, jika tidak salah kapal/speedboat Hasambua milik pemda nias barat ini sudah lama terdampar di pinggir laut di lingkungan pondok wisata pantai indah sirombu kurang lebih 3 tahun, tanpa di perhatikan oleh dinas perhubungan kabupaten nias barat” katanya

BACA JUGA : Kompol Agus Maryana, S.H Resmi Menjabat Waka Polres Mandailing Natal

Menurutnya, jika dilihat dari bentuk kapal Hasambua milik nias barat yakni, bertujuan untuk mempermudah akses jalan lintas laut di antara pelabuhan sirombu menuju beberapa pulau lain di wilayah nias barat ini katanya. Dan Speedboat/Kapal penumpang ini bisa membantu masyarakat dalam meyebrangi dari pulau kepulau.

Ianya, sangat keget dan heran ketika di informasikan pernyataan kepala dinas perhubungan, Toroziduhu Mendrofa bahwa ada orang yang di tugas kan oleh dinas terkait untuk menjaga kapal penumpang tersebut bahkan di gaji sesuai upah PTT lainnya. Menurutnya “Itu tidak benar” karna mulai adanya kapal tersebut di pantai ini sampai sekarang tidak pernah kami lihat ada yang menjaga kecuali SETAN, terbukti kalau kita lihat kondisi kapal sangatlah memprihatinkan. Tegasnya

Beliau berharap Bupati Nias Barat, Faduhusi Daely, S.Pd  “Agar segera memerintahkan kepala dinas perhubungan untuk melihat langsung di lapangan kondisi kapal/speedboat hasambua yang sangat memprihatinkan, bila perlu bapak itu di evaluasi saja karena kinerjanya Buruk”. Terangnya

BACA JUGA : Pemda Nias Barat di Duga Membiarkan Aset, Berupa Alat Berat seakan 
tidak Butuh lagi

Ketika awak media nawacitapost melakukan konfirmasi kepada kepala dinas perhubungan,Torotodo Mendrofa pada hari selasa 25 agustus 2020 pukul 11:30 di kantornya mengatakan ada biaya pemeliharaan kapal tersebut pada tahun anggaran 2019 sebesar 100juta rupiah dan yang terealisasi hanya kurang lebih 35 juta rupiah, sedangkan biaya lainnya, kurang lebih 65 juta rupiah telah di kembalikan ke kas daerah jelasnya .

Selain itu beliau juga telah menugaskan penjaga kapal tersebut dengan inisial RW dan digaji sesuai dengan setara dengan gaji PTT lainnya, ungkapnya

Untuk mencari kebenaran terkait terdampak di pinggir laut speedboat/kapal hasambua milik pemda nias barat yang di kelola oleh dinas perhubungan nias barat,awak media nawacitapost mencoba menjumpai bupati nias barat, Faduhusi Daely, S.Pd dan Sekda Nias Barat, Prof. Dr. Fakhili Gulo, M. Sc, pada hari senin, 31 agustus 2020 sekitar pukul 15:00 Wib akan tetapi beliau tidak berhasil di temui, kemudian mencoba konfirmasi melalui Via WhatsApp (WA) namun dibacat tapi tidak diberi tanggapan, padahal dinas perhubungan di bawah kepemimpinan mereka jadi sewajarnya di mintai tanggapan atas hal tersebut.

Sekretaris DPD LSM LPPAS-RI (Lembaga Pemantauan Pembangunan Dan Asset Republik Indonesia) Nias Barat, Beneami Daeli, mengatakan “Apa bila kapal/Speedboat Hasambua milik pemda nias barat tidak di pelihara dengan baik maka bantuan tersebut dapat mengurangi nilai kepercayaan dari Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal sehingga kedepan kalau ada berupa bantuan dari pusat untuk Pemda Nias Barat dapat menjadi kendala kedepan” tegasnya

Atas pernyataan kadis perhubungan terkait upah penjaga kapal tersebut sedangkan kondisi yang sebenarnya masyarakat menduga tidak pernah melakukan penjagaan, kemudian kenapa oknum tersebut menerima upah namun tidak bekerja? jadi di duga kuat ada kerja sama kadis dengan oknum penjaga kapal tersebut, tegasnya

BACA JUGA : Presiden : Berharap Bantuan Subsidi Upah Buruh Tingkatkan Daya Beli 
Masyarakat

Hingga berita ini dinaikan dan dipublikasikan, akan melakukan konfirmasi kepada para pemimpin di nias barat dan melalui pemberitaan ini masyarakat nias barat mengharapkan kepada Bupati Nias Barat cq; inspektorat untuk mengaudit kembali anggaran pemeliharaan kapal/speedboat hasambua yang di kelola dinas perhubungan. ( Yr. H)

Anggaran Puluhan Juta, Biaya Pemeliharaan Speedboat “Hasambua” Pemda Nias Barat, di Duga Tidak Tepat Sasaran