Penjelasan PT.IKPP Perawang, Terkait Tudingan Cluster Covid 19

0
589
Penjeasan PT.IKPP Perawang, Terkait Tudingan Cluster Covid 19

Siak, NAWACITAPOST.com- Dalam Pemberitaan yang viral terkait mulai menyebarnya Covid- 19 yang mematikan di Kecamatan Tualang.Masyarakat dari luar kabupaten Siak menuding bahwa cluster asal PT IKPP sebagai salah satu penyebab penyebaran virus yang mematikan tersebut.

Hal tersebut di bantah pihak PT. IKPP Mill Perawang.Dalam situasi yang kurang di pahami masyarakat.

Pihak PT.IKPP bersama pemerintah kabupaten Siak menggelar pertemuan dengan PT.IKPP dan pihak Kontraktor di Perawang terkait terjadi lonjakan terkonfirmasi Covid -19 di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak Riau,Jum’at (7/8/2020).

Pertemuan tersebut di pimpin Sekretaris Daerah ( Sekda) Siak Jamaluddin.Turun hadir Kapolres Siak AKBP doddy F Sanjaya,Kajari Siak Aliamsyah Asisten I Siak Budhi Yuwono, Kadis Kesehatan Tony Chandra, Upika Tualang dan Pimpinan PT IKPP Hasanuddin The, pimpinan kontraktor.

Baca Juga : Dipertanyakan Seorang Kadis Sampai Bingung

Jamaluddin menyampaikan pertemuan ini untuk mengambil tindak- tindakan terkait melonjaknya Covid-19 dalam 10 hari terakhir di Kecamatan Tualang khususnya dari subkontraktor PR IKPP.

“Sebetulnya pencatutan data mengenai orang yang bekerja itu adalah keliru. Artinya fakta yang di peroleh adalah ada 66 orang yang terdata terkonfirmasi virus Corona secara global dari kecamatan Tualang,” kata Armadi, Humas PT IKPP, Jumat (7/8/2020) malam ketika wawancara beberapa media oneline.

Lanjut Armadi, bahwa regulasi untuk protokol kesehatan Covid-19 yang dianjurkan oleh pihaknya tidak berbeda dengan yang dianjurkan Pemerintah.Selain itu secara internal, pihaknya juga menetapkan secara ketat baik pengawasan dan regulasi protokol Kesehatan Covid-19 didalam perusahaan.

“Seluruh mitra perusahaan yang bekerjasama dengan PT IKPP kita lakukan pemeriksaan baik dari segi administrasi sebagai persyaratan dari segi anjuran pemerintah terkait Covid-19 ini. Maka, oleh kita meminta semua kontraktor harus memeriksa asal usul para tenaga kerja yang masuk ke perusahaan kita dengan melampirkan surat keterangan kesehatan dari daerah asal serta kita lakukan masa karantina bagi para pekerja, kita lakukan rapid Test hingga Swab. Sebelum dia bekerja harus di swab dulu. Hasil swab yang menentukan bisa tidaknya bekerja pekerja yang di maksud,” jelas Armadi.

Pun demikian kata Armadi, pihak IKPP tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dalam mengurangi penyebaran virus Corona.

“Hasil rapid test bukan itu saja menjadi regulasi bagi kita, tetapi swab juga turut serta menjadi bahagian penting untuk pemantapan protokol kesehatan Covid-19.Maka, pihak kami selalu aktif berkoordinasi dengan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Siak serta stakeholder lainnya guna penanganan virus ini.

“Tidak tertutup kemungkinan bahwa virus ini bisa masuk atau menular kepada siapa saja. Namun mudah-mudahan, dengan semakin di perketatnya aturan untuk Protokol Kesehatan di IKPP ini, maka tidak akan ada lagi yang terinfeksi,” pungkas Armadi.

“Tenaga pekerjaan karyawan kontraktor dari luar yang masih bekerja sebagai mitra pt ikpp tetap melaksanakan kegiatanya karena minggu depan ini pekerja yang datang dari luar riau segera menyelesaikan pekerjaan dan akan pulang ke kampung halamanya,”ungkapnya

Reporter : Sokhiaro Halawa,(Nawacitapost.com-Siak).