HIMNI Provinsi Riau Apresiasi Polisi Riau Terkait Penangkapan Pembunuhan Anak Dibawah Umur

0
268
HIMNI Provinsi Riau Apresiasi Polisi Riau Terkait Penangkapan Pembunuhan Anak Dibawah Umur

Siak,NAWACITAPOST.com- Ketua Dewa Perwakilan Daerah ( DPD ) Himpunan Masyarakat Nias Indonesia ( HIMNI) Provinsi Riau Drs.Sozifao Hia,M.Si sekaligus ketua fraksi PDIP,DPRD Kabupaten Pelalawan.

Drs.Sozifao Hia,M.SI, menyampaikan kepada wartawan, Ia mengaspresiasi kinerja polisi sat Polres Siak dan Polsek Tualang atas usaha dan upaya pengungkapan pelaku pembunuhan MH (24),yang di sertai pencabulan Anak di bawah umur pada hari Jumat (16/07/2020) di Pinang sebatang timur kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

Baca Juga : Walikota Padangsidimpuan Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Produksi Olahan Salak

“Pelaku harus dituntut dengan hukum yang setinggi – tingginya sesuai hukuman yang berlalu di republik indonesia ( NKRI ).Kita menyayangkan atas perbuatan pelaku yang tidak manusiawi, melakukan pembunuhan itu secara keji kepada korban yang masih anak anak yang tidak berdosa,apa lagi pelaku tiga kali me lakukan Cabul terhadap korban,”ucap Sozi.

Lanjutnya mengatakan “Kami harapakan kepada orang tua keluarga korban ,memang berat bagi kita atas kepergian salah satu keluarga namun itu semua hanya tuhan yang tau,kita doakan semoga arwahnya tenang bersama tuhan dan keluarga tabah,sabar menerima cobaan ini,dan kita serahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib,jangan ada dari keluarga korban yang dendram dengan sesama ,karena pelaku sudah di tangkap dan di proses sesuai perbuatanya,”ungkapnya.

Kapolres Siak AKBP Doddy F.Sanjaya, SH, SIK, MIK menerangkan pada saat konferensi pers ( 07/8 ) kepada media, mengatakan, berawal dari laporan orang tua korban ke Polsek Tualang. Korban ( anak nya ) telah hilang dari rumah, Personel Polsek Tualang dipimpin langsung kapolsek Tualang AKP Faizal Ramzani, SH, SIK, MH bersama orang tua korban berupaya melakukan pencarian dan mengumpulkan informasi.

“Dari penyelidikan didapat informasi bahwa korban dibawa oleh MH ( Tersangka ),dengan informasi yang didapat Personel Polsek Tualang terus melakukan Pencarian baik korban dan maupun keberadaan tersangka, dan kesesokan hari nya ( 17/7 ) korban ditemukan sudah tidak bernyawa di semak semak belakang kuburan muslim Kampung Sebatang Timur Kecamatan Tualang.” Terang Kapolres

AKBP Doddy menjelaskan,korban langsung dievakuasi oleh Polsek Tualang dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

“Hasil otopsi, korban mengalami luka menganga di bagian leher dan luka lecet di bagian anus seperti corong,kuat dugaan korban dibunuh serta korban juga mengalami pencabulan.” kata Kapolres Siak.

Dari hasil penyidikan tersangka mengakui perbuatan nya bahwa telah membunuh korban dengan cara mencekik dan menggorok leher korban menggunakan sebilah pisau yang telah disiapkan sebelumnya, sebilah pisau tersebut dibuang tersangka setelah melakukan aksinya.

“Tersangka melakukan perbuatan nya karena sakit hati atas perbuatan orang tua korban kepada nya yang sering memarahi dan memukul tersangka dan tersangka juga mengakui telah mencabuli korban sebanyak tiga kali, dua kali jauh hari sebelum korban di bunuh dan satu kali sebelum pelaku membunuh korban,”jelas Kapolres.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat pasal 82 ayat ( 1 ) UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang undang. Dan pasal 80 ayat ( 3 ) Jo Pasal 76 E undang undang No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 340 KUH Pidana ( Ancaman Hukuman 15 tahun sampai dengan Hukuman Mati).

Reporter : Sokhiaro Halawa, (Nawacitapost).