Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Tualang Diduga Melakukan Pungli

0
719
Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Tualang Diduga Melakukan Pungli

Siak,NAWACITAPOST.com- Praktik pungli yang dilakukan kepala sekolah dan para guru khususnya di kabupaten Siak.Bahkan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau tutup mata terkait maraknya pelanggaran pungli tersebut di sekolah yang ada di provinsi Riau.

Khususnya terkait pelanggaran yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah yang terjadi di SMA Negeri 3 Tualang di jln.Amd Pinang sebatang timur Kecamatan Tualang di Kabupaten Siak.

Beberapa wartawan media online memberitakan dugaan pungli yang di lakukan oleh pihak kepala sekolah Indrawati,S.Pd dan komite sekolah dengan alasan di berlakukan dengan dalih kesepakatan Komite dan orang tua murid.

Baca Juga : Penjelasan Arief Wismansyah Tentang Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

Sebelumnya di beritakan SMA Negeri 3 Tualang viral dugaan pungli,seragam sekolah,dan Osis,dana ujian belajar basis komputer dan dana Bos yang tidak ada penjelasanya entah di arahkan kemana dan terakhir pemberitaan kepala sekolah tidak mengurus sekolah akibat rusaknya beberapa palfon ruangan kelas,kursi dan ruangan sekolah yang tidak layak pakai untuk belajar mengajar.

Seorang siswa, Mawar (Nama samaran) mengatakan kepada awak media Nawacitapost.com bahwa pihak sekolah meminta uang kegiatan siswa sebesar Rp.120.000/ Siswa selama enam bulan.

Sadisnya lagi kata Mawar, kepala sekolah Indrawati.S.Pd. memaksa siswa untuk membeli buku lembaran siswa ( LKS ) 11000 / Lks di mini market miliknya sendiri.

“Siswa-siswi di suruh mengambil di tempat mini markat milik kepala sekolah sendiri. Trus uang perpisahan sudah di kembalikan tapi pihak sekolah memotong Rp.50.000 / siswa.Dengan dalih uang tersebut diberikan medali kepada guru – guru dan kepala sekolah, padahal kami belum tau apakah sudah di belikan atau belum,”ucap mawar.

Lanjut Mawar mengatakan, “Pihak sekolah kami meminta uang atribut sekolah dengan persiswa Rp.70.000/ siswa, tapi atribut tersebut kadang kami beli di luar, pakai uang kami sendiri,” kata mawar yang di dampingin orng tuanya dan adeknya.

Beberapa orang tua siswa di sekitar sekolah yang berdomisili di Pinang sebatang timur kecamatan tualang saat menyampaikan kepada awak media ,Minggu (02/08/2020)turut menyayangkan dugaan pungli kepala Sekolah SMA Negeri 3 Tualang

“Kami minta kepala sekolah di copot dan di proses secara hukum”,kata warga sekitar.

Media Nawacitapost.com mencoba konfirmasi kepada kepala dinas pendidikan Provinsi Riau,Zul Ikram,.M.Pd.melalui Whats App pribadinya,Senin,(3/08/2020), terkait tentang beberapa poin dugaan pungli yang di lakukan oleh kepala sekolah SMA Negeri 3 Tualang. “Zul Ikram,.M.Pd. tidak merespon “

Sokhiaro Halawa, (Nawacitapost.com).