Viral Jenazah Reaktif Covid-19 di Makamkan masih Pakai Daster

0
295
Viral, Jenazah dalam peti masih menggunakan daster

Medan,NAWACITAPOST – Jenazah yang hasil rapid testnya reaktif covid-19 masih menggunakan daster pada saat dimakamkan, namun diluarnya dibalut dengan kain kafain. Media sosial pun dihebohkan dengan penguburan jenazah dengan menggunakan daster. Pasien meninggal disalah satu RS di kecamatan Dei Tua, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Minggu (26/07/2020)

Seperti yang diketahui dilokasi kejadian bahwa Jenazah tersebut masih di dalam peti. Namun pihak keluarga merebut dari petugas covid-19 yang hendak dikuburkan di pemakaman khusus covid-19.

Jenazah dipindahkan di tempat pemakaman umum kelurahan suka maju, kecamatan medan johor, provinsi sumatera utara. Kelurga menggali liang lahat yang baru,Namun pada saat peti hendak diturunkan, peti jenazah tidak muat pihak keluarga langsung membuka peti dan kain kafan tersingkap ternyata jenazah masih menggunakan daster.

Lurah Suka Maju, Harry Agus Perdana membenarkan kejadian ini.

“Ya benar,Jenazah masih menggunakan daster. Sesuai keterangan dari RS yang dimana pasien dirawat bahwa sebelum meninggal pasien sempat dilakukan pemeriksaan rapid test dan hasilnya reaktif. Lanjutnya pasien meninggal sebelum hasil swab test keluar dan direncanakan akan dimakamkan secara protokol Covid-19. terang Agus

BACA JUGA : Abaikan Protokol Kesehatan Dalih Agama, Renggutan Nyawa Semakin Merajalela

Agus lebih lanjut menjelaskan bahwa “Pagi itu kita dapat informasi dari RS Sembiring, diinformasikan ke kita bahwa ada pasien. Memang hasil rapid test reaktif, tapi swab belum keluar. Malam Jumat beliau masuk, namun hanya beberapa jam kemudian beliau sudah meninggal. Pihak RS menetapkan supaya tetap dimakamkan dengan prosedur covid-19”.

dikutip dari MudaNews.com, Dalam akun Facebook Fitra Hariadi Barus yang diunggahnya pada harti jumat (24/7/2020)

“Meninggal postif covid 19 di RS.xxxxxng dan di kuburkan di perkuburan suka maju stm sesuai protokol kesehatan. Trnyata peti jenzah di tidak muat.,pihak kluraga membuka peti, dan ternyata si mayat masih menggukan daster (tidak sesuai dgan fardhu kifayah islam). Masyaallah,” tulis Fitra Hariadi Barus. (Red)