Kades Kunyil Paksa Warganya Tandatangani Surat Pernyataan Pemotongan BLT DD

0
518
Kades Kunyil Paksa Warganya Tandatangani Surat Pernyataan Pemotongan BLT DD

Sanggau, NAWACITAPOST- Pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa yang dilakukan oleh Kades Kunyil bersama Aparaturnya beberapa waktu lalu menuai kontrovesi. Masyarakat justru dipaksa oleh Oknum Kades dan Perangkatnya untuk menandatangani surat pernyataan yang isinya memaksa masyarakat tidak pernah melapor  uang BLTDD yang di terima.

“Kepada siapapun dan juga merasa tidak keberatan dan tidak akan mempermasalahkan bahwa uang tersebut disisihkan sebagian untuk dibagikan ke Ketua RT, begitu isinya,”isi surat tersebut.

Dimana hal ini sudah sangat bertentangan dengan peraturan pemerintah yang mana
seharusnya dana di terima utuh oleh penerima BLT tanpa ada pemotongan sedikitpun.Hal itu di sampaikan oleh Ketua Adat yang di Paksa oleh Oknum perangkat Desa untuk menandatangani surat pernyataan itu.

Baca Juga : Sekda Bulungan Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan dalam Peringatan HUT ke 75 RI

Ketua BPD Kunyil Simon melalui media Sosial dan via Telepon kepada Nawacitapost, mengatakan, dalam rapat itu juga hadir Wakil Ketua BPD yang seolah-olah mendukung dan membenarkan apa yang dilakukan oleh sang Kades.

“Wakil ketua BPD tidak ada keberpihakan kepada masyarakatnya, justru mendukung peraturan yang di buat sepihak oleh Oknum Kades,”ucap Simon kepada Nawacitapost.

Surat Pernyataan tersebut dibuat setelah berita menyeruap di media, yang di sampaikan  Ketua BPD Kunyil, yang mana terlebih dahulu melaporkan Kasus Penyalahguaan Anggaran Desa 2019 oleh si Kades.

Selain itu juga, Simon berharap Pemdes Sanggau turut ikut serta didalam pengawasan pencairan dan penyampaian BLT agar tepat sasaran, sehingga masyarakat merasakan secara langsung manfaat dari Bantuan Langsung Tunai.

“Jangan sampai ada potongan dengan alih-alih biaya administrasi atau apapun itu,”tegasnya.

Simon bersama beberapa orang yang merasa haknya hilang di ambil oleh Aparat Desa sebesar 250.000 melaporkan ke Tipikor Polres Sanggau namun di Arahkan Ke Inspektorat agar di Laporkan ke Audit di Kantor Inspektorat Kabupaten Sanggau.