Kamis, 4 Juni 2026

Oknum Pendamping PKH di Kecamatan Angkola Sangkunur Diduga Korupsikan Bantuan PKH

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Selasa, 21 Juli 2020 | 14:47 WIB
Tapanuli Selatan, NAWACITAPOST- Bantuan PKH yang di salurkan pada bulan Mei 2020 yang lalu di Kecamatan Angkola Sangkunur - Kabupaten Tapanuli Selatan sampai saat ini belum transparan. Rabu. (15/07/20)

Hal ini diketahui dari salah seorang warga yang meminta tolong kepada Agus Halawa, SH (Salah Seorang Aktifis Pemerhati Hukum di Tapsel) terkait dirinya yang belum mendapat bantuan PKH untuk menanyakan dirinya apakah mendapat atau tidak. Sebab data nama-nama yang mendapat bantuan tersebut di informasikan secara tidak transparan.

Lalu seorang aktivis Agus Halawa menanyakan kepada oknum pendamping penyaluran bantuan PKH tersebut meminta untuk melihat nama-nama yang tercantum dalam data PKH. Namun respon yang diberikan oleh oknum pendamping penyaluran bantuan PKH itu tidak transparan dan terkesan menghindar.

Baca Juga : 2030 Mendatang, Jokowi : Indonesia Bebas dari Penyakit TBC


Agus halawa, SH berkata "bahwa ada indikasi dugaan korupsi yang di lakukan oleh pendamping PKH Kecamatan Angkola Sangkunur dengan modus tidak mengutarakan secara terbuka berapa jumlah saldo dalam ATM para penerima PKH dan di saat pandemi covid - 19, pendamping PKH Kecamatan Angkola Sangkunur termasuk penyedia bahan seperti telur dan sembako lain nya".

Lanjutnya, Secara hukum pendamping PKH tidak boleh atau tidak punya kapasitas sebagai penyedia bahan - bahan sembako tersebut. Ini bisa dilihat berdasarkan "PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2018 TENTANG
PENYALURAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI. (Yarman)

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini