Musda X Golkar Tetapkan Arif Fathoni Pimpin Surabaya

0
122

Surabaya NAWACITAPOST – Masa bakti Kepengurusan DPD II partai Golkar Surabaya telah berakhir, maka dari itu untuk mengendalikan jalannya Partai Golkar Surabaya kedepan wajib dipilih kembali seorang Pemimpin yang mampu membawa Golkar Surabaya lebih berinovasi dalam pengembangan baik dalam SDM maupun peningkatan Konstituennya. Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-X partai Golkar Surabaya 2020 menjadi jawaban hal tersebut.

Musda X Golkar Surabaya 2020 kali ini membahas beberapa hal penting yang akan dilakukan Golkar Surabaya kedepan termasuk pemilihan Ketua DPD II Golkar Surabaya yang sebelumnya dijabat oleh Blegur Prijanggono.

Dalam pemilihan, secara Aklamasi memutuskan Arif Fathoni sebagai Ketua DPD II Golkar Surabaya periode 2020-2025. Hal ini putuskan setelah 31 Pimpinan Kecamatan (PK) se-Surabaya telah bulat menyatakan dukungannya.

Terpilih menjadi Ketua, Arif Fathoni mengungkapkan syukurnya bahwasanya Musda ke-X Golkar Surabaya, Minggu (12/7/20) berlangsung lancar penuh dengan nuansa kekeluargaan hingga memutuskan secara aklamasi dirinya terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Surabaya periode 2020-2025.

Dalam waktu dekat, menurut Fathoni, Golkar Surabaya akan ikut berpartisipasi dalam Pilkada serentak. Tentunya seluruh energi dan konsentrasi Partai akan diarahkan untuk pemenangan Machfud Arifin sebagai Calon Walikota yang diusungnya.

Untuk program jangka panjang, Thoni menjelaskan, karena zaman terus bergerak maka Partai Golkar akan mengakselerasikan kehendak masyarakat Surabaya sehingga aspirasi mereka dapat tertuang dalam rencana pembangunan Kota baik jangka panjang maupun jangka pendek melalui peran Fraksi yang ada di DPRD kota Surabaya.

Selain itu, di Era digital saat ini maka Golkar harus terbuka terhadap setiap tahapan rekrutmen kaderisasi dll sehingga setiap proses partai politik tidak menjadi ruang kosong dalam arti tidak dapat diakses oleh masyarakat.

Arif Fathoni juga punya mimpi untuk Partai Golkar menjadi Partai yang Akuntabel. Artinya setiap satu suara yang diberikan masyarakat Surabaya kepada Golkar dalam Pileg 2019 harus dielaborasi dengan kerja dan advokasi kerakyatan oleh fraksi Golkar di DPRD kota Surabaya. Baik dalam bentuk Hearing pengaduan masyarakat, Prolegda maupun kebijakan penganggaran yang berbasis pada kepentingan rakyat.

” Hari ini Golkar sudah membuktikan bukan Partai Oligarki karena saya yang tergolong masih muda bisa terpilih menjadi pimpinan Partai ini (Golkar.red). Dan percayalah, Golkar adalah tempat (Partai.red) yang ramah bagi anak bangsa yang punya kemampuan dan tekat untuk menjadi Top Level di partai ini,” Tukas Arif Fathoni yang juga ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya.

Dengan terpilihnya Arif Fathoni sebagai Ketua DPD II Golkar Surabaya, Blegur Prijanggono sebagai Ketua sebelumnya mengharapkan Golkar Surabaya segera membentuk kepengurusan yang bisa menjawab tantangan komunikasi dengan generasi millenial saat ini, ungkap Blegur yang saat ini terpilih sebagai Bendahara di kepengurusan DPD I Golkar Jawa Timur.

Ketua DPD Golkar Jatim Sarmuji yang hadir saat itu merasa senang dengan terpilihnya Arif Fathoni yang tergolong masih muda untuk memimpin Golkar Surabaya, karena menurutnya, anak muda memiliki mobilitas yang tinggi dan dapat cepat beradaptasi. ” Tentunya tetap dikolaborasikan dengan yang senior sehingga dapat mentranformasikan pengalamannya selama ini,” ujarnya.

Lanjutnya,” Muda dan tua sebenarnya bukan problem, yang penting cara berfikirnya bisa mengantisipasi bahkan bisa memetakan pola-pola perubahan kedepan. Muda tapi sikapnya tua juga tak ada gunanya, begitu sebaliknya, meski usia dewasa tapi dapat menerapkan pola-pola perubahan, itu baik untuk partai Golkar kedepan,” pungkas Sarnuji. (BNW)