Penjelasan Kadis Perkim Jombang Soal Warga Ngepeh Gagal Dapat BSPS 2019

0
15
Penjelasan Kadis Perkim Jombang Soal Warga Ngepeh Gagal Dapat BSPS 2019

JOMBANG, NAWACITAPOST- Harapan Mbah Klumpuk warga Dusun Ngepeh, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, agar rumah nya, agar dibenahi pemerintah memang benar-benar pupus.

Sebab, mbah Klumpuk yang sedianya menjadi calon penerima program bedah rumah melalui program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) 2019 lalu, dipastikan tidak lolos verifikasi dan validasi yang dilakukan pihak Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, Heru Widjajanto. Pihaknya menyatakan, rumah tak laik huni (RTLH) milik mbah Klumpuk diketahuinya tidak lolos verifikasi dan validasi, dari hasil investigasi Tim Dinas Perkim Jombang, pada Senin (29/6/2020).

Baca Juga : Tidak Dilibatkan Dalam Penyerahan BLT-DD, H.Syafrizal,SE: Ada Politik Terselubung Pilkada Desember 2020

Dijelaskannya, Pemdes Rejoagung, Kecamatan Ngoro, sebelumnya mengajukan sebanyak 59 RTLH milik warganya ke Kementerian PUPR. Namun, dari jumlah pengajuan tersebut, hanya 50 RTLH yang lolos verifikasi dan validasi. Sementara 9 sisanya tidak lolos, termasuk mbah Klumpuk.

Soal penyebab gagalnya mbah Klumpuk sebagai penerima program BSPS 2019, Heru Widjajanto menjelaskan,”yang bersangkutan merupakan calon penerima dengan usia sudah lanjut. Selain itu, karena anak-anaknya tidak ada yang berani bertanggung jawab dan memastikan jika realisasi bedah rumah, selesai sesuai jadwal.

“Selain karena yang bersangkutan berusia tua, juga anak-anaknya tidak ada yang bertanggung jawab dan menjamin pelaksanaan bedah rumah selesai sesuai rencana,” terang Heru melalui pesan WhatsApp, Senin (29/6/2020).

Sebab itulah, lanjut Heru, Tim Kementerian PUPR akhirnya tidak meloloskan yang bersangkutan sebagai penerima BSPS 2019. “Ngapunten (maaf). Untuk selanjutnya, akan kita coba lagi,” pungkas. Heru.