Peringatan HANI 2020, Kepala BNNK Gunungsitoli : ‘Hidup 100 Persen Tanpa Narkoba’

0
496

Gunungsitoli, Nawacitapost.com – Setiap tanggal 26 Juni di peringati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Tahun 2020, Badan Narkotika Nasional (BNN) memperingati HANI dengan mengusung tema ” Hidup 100 Persen di Era New Normal, Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba”.

BNN Kota Gunungsitoli memperingati HANI 2020 dengan menggelar nonton bareng konser musik secara virtual, pada hari Sabtu (27/06/2020) bertempat di halaman Kantor BNN Kota Gunungsitoli, Jl. Yos Sudarso No. 63 Gunungsitoli.

Kepada awak media, Kepala BNN Kota Gunungsitoli Kompol Arifeli Zega, menyampaikan pelaksanaan peringatan HANI 2020 serentak di seluruh Indonesia secara virtual dikarenakan situasi pandemik Covid-19.

Baca Juga : Masyarakat Batahan Dukung Polisi 100 Persen, Berantas Kejahatan Narkoba

Peringatan HANI 2020 sangat berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, namun makna dan perwujudannya sangatlah mendalam. Terutama saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi pandemik yang ikut merubah tatanan kehidupan. BNN Kota Gunungsitoli sebagai salah satu garda terdepan dengan merangkul semua pihak terutama para penggiat anti narkoba dalam memerangi narkoba dan peredarannya meskipun pada tatanan kehidupan yang baru.

” Ditahun 2035 Bangsa Indonesia mewujudkan Masyarakat yang produktif tanpa narkoba, untuk mewujudkannya dengan bergotongroyong untuk perangi narkoba – Hidup 100 % Tanpa Narkoba” Tuturnya.

Dari pantauan Tim Nawacitapost, peringatan HANI 2020 oleh BNN Kota Gunungsitoli berjalan sukses. Masyarakat dan mitra BNN Kota Gunungsitoli antusias menyaksikan konser musik yang diiringi juga oleh group musik lokal. Terlihat sederhana, namun undangan dan masyarakat mengikuti acara hingga selesai.

Kepala BNN Kota Gunungsitoli berharap penurunan angka kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kota Gunungsitoli terus berlanjut. Dimana sejak 2019 angka kasus t di Kota Gunungsitoli terus menurun dan meningkatkannya masyarakat yang mendapatkan sertifikat sebagai penggiat anti narkoba.

“Tidak ada lagi tempat bagi pengguna maupun pengedar narkoba di Kota Gunungsitoli, dengan bergotongroyong mempersempit jumlah pengguna maupun pengedar. Kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terus dilakukan dengan adaptasi pada tatanan kehidupan baru” Harapnya.

Reporter : Alexsius Telaumbanua (Nawacitapost.com, Gunungsitoli)