Kamis, 4 Juni 2026

Bangunan Tua Saksi Bisu Kejayaan Perkebunan Kopi Zaman Kolonial Belanda Di Wonosalam

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Sabtu, 27 Juni 2020 | 12:57 WIB
Jombang, NAWACITAPOST – Sebuah bangunan tua, berupa tempat pengeringan atau pengolahan kopi peninggalan zaman penjajahan Belanda, menjadi saksi bisu kejayaan perkebunan kopi warga di Dusun Sumber Arum, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Warga setempat menyebut, bangunan tua itu merupakan bekas peninggalan kolonial belanda. Serta digunakan untuk pabrik atau pengolahan kopi yang terkenal khas hingga saat ini.



Bangunan bersejarah, yang masih terlihat berdiri gagah dan dinding yang sudah menghitam, merupakan sebagai bukti, bahwa bangunan atau tempat tersebut benar-benar sibuk beroperasi dalam pengolahan kopi kala itu.

Namun sangat disayangkan, tempat bersejarah pengolahan kopi yang seharusnya hingga saat ini terus berjalan, kini berhenti dan hanya beroprasi pada tahun 1999 silam.

Baca Juga : BPS Terbitkan IPAK 2020, Terkait Kinerja KPK RI


”Ya, bangunan tersebut merupakan peninggalan pada zaman kolonial belanda. Bangunan tersebut dulunya memang digunakan oleh kolonial belanda untuk pengolahan kopi. Kemudian, kita rehap dan pernah kita gunakan bersama warga Dusun Sumber Arum, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang pada tahun 1999. Namun, kini tempat tersebut sudah tidak difungsikan lagi,"ucap Sunardi.

Selain melihat dari bangunan bersejarahnya, tentunya tidak terlepas dari produk khas kelompok tani Sumber Arum tersendiri. Yaitu kopi organik Ekselsa dan kopi Robusta.

"Varietas kopi, yang paling banyak tumbuh di Wonosalam adalah ekselsa. Penduduk Wonosalam sering menyebutnya dengan Kopi Asisa, yang mungkin bentuk penyebutannya dari kata ‘ekselsa’ yang menyesuaikan dengan lidah Jawa. Karena logat jawa itu pulalah, kadang sebutan kopi ekselsa juga menjelma menjadi Kopi Aziza. Supaya terdengar agak keminggris, hingga dijuluki pula dengan Kopi Azezah, atau Kopi Sesah,"tutur Suparno, selaku ketua kelompok tani Sumber Arum, saat ditemui Jurnalis media Kaki-Kaki Rakyat di lokasi padepokan kopi organik. Minggu, (27/6/2020).

Produk Kopi organik Ekselsa dan kopi Robusta, tidak hanya dikenal di seluruh Indonesia saja. Melainkan Internasional, seperti Thailand. Bahkan, kopi tersebut telah mendapatkan sertifikat secara resmi dari Negara tersebut.

Selain bangunan pengeringan ataubpengolahan kopi, ada beberapa tempat peninggalan kolonial belanda bersejarah lainnya. Seperti Perumahan karyawan matabeyan, kamar mandi umum untuk karyawan belanda dan lain sebagainya.

Jika melihat sejarah asalmula kopi organik Ekselsa dan kopi Robusta, hingga terkenal sampai saat ini. Bahwa, Dusun Sumber Arum, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang tersebut layak untuk dijadikan obyek wisata dan layak untuk dijadikan desa kopi. (Ts)

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini