Bupati Blitar Tebar Nilai-Nilai Pancasila Ke Milenial

2
143
Bupati Blitar Tebar Nilai-Nilai Pancasila Ke Milenial

Blitar, NAWACITAPOST-  Banyak cara yang dilakukan oleh pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai pancasila kepada generasi penerus bangsa khususnya kaum milenial. Belum lagi, jika cara tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020, seperti yang dilakukan oleh Bupati Blitar, Rijanto.

Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Komunikasi dan Informasi, menggelar Dialog Interaktif bersama kaum milenial dari berbagai organisasi masyarakat, serta mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan setempat.
Dialog tersebut mengangkat tema “Membumikan Pancasila Sebagai Amanat untuk Generasi Milenial”. Selain Bupati Rijanto, hadir juga sebagai narasumber dari Budayawan Blitar yakni Bondan Widodo.

Meskipun demikian, dialog dilaksanakan dengan prosedur protokol kesehatan seperti physical distancing, menggunakan masker dan menghindari kontak secara langsung satu sama lain guna mencegah penyebaran virus corona atau covid-19.

Baca Juga : Dandim 0808/Blitar Bersama Forkopimda Kota Blitar Monitoring Protokol Kesehatan Dan Gerakan Wajib Pakai Masker

Dalam pemaparannya, Rinjanto menyebut bahwa Pancasila diperkenalkan oleh Bung Karno saat Sidang BPUPKI. Setelah itu, Pancasila menjadi sebuah landasan berdirinya negara Indonesia.

Sehingga kata Riajnto, sebagai warga negara Indonesia yang baik, semua harus bisa memahami, megimplementasikan serta menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dalam kehidupan sehari-hari.

“Maka dari itu, selain Pancasila sebagai dasar negara, Pancasila juga merupakan alat pemersatu suku bangsa, ras, agama maupun golongan,” papar Rijanto di hadapan para milenial di Pendopo Ronggo Hadinegro, Senin (01/06/2020).

Pada masa pandemi covid-19 saat ini lanjut Rijanto, nilai-nilai Pancasila yang di dalamnya terdapat semangat gotong-royong, bisa diterapkan untuk memutus rantai penyebaran wabah tersebut.

“Untuk itu, masyarakat bersama pemerintah harus bahu-membahu ikut dalam pencegahan penyebaran covid-19 dengan semangat gotong-royong,” tukas Rijanto.

Rijanto berharap, momentum Hari Lahir Pancasila ini tidak hanya bersifat seremonial saja. Melainkan, jiwa Pancasila harus tertanam pada setiap orang untuk sama-sama membangun sebuah bangsa yang lebih beradab, maju serta berdaya saing dengan negara-negara lain.

“Pancasila tidak hanya sakti dalam tanggal setiap tahunnya. Akan tetapi, Pancasila harus sakti mulai lahir sampai kapan pun dan harus kita tanamkan. Khususnya kepada generasi milenial,” ujar Rijanto mengakhiri paparanya dan dilanjutkan dengan sesi dialog, acara Soekarno Festival melalui virtual.(fm)

Comments are closed.