Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Dewan PKB Minta WTC dan Marina ‘Ditutup’

2
1037
Mahfudz, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya

Surabaya NAWACITAPOST – PSBB di Surabaya terkesan pilih kasih, hal itu diungkapkan Mahfudz Sekretaris Komisi B, DPRD Kota Surabaya saat mengetahui dibukanya kembali Word Trade Center (WTC) Surabaya dan Plaza Marina tanpa pengawasan yang ketat untuk masalah Physical Distancing.

Menurutnya, di PSBB jilid 1 dan 2 WTC dan Plaza Marina tidak diperbolehkan buka. Namun saat ijin operasional diberikan pada PSBB ke 3, keduanya tidak menerapkan protokol kesehatan dengan serius dalam menjaga dan mengawasi pedagang serta para pengunjung.

Kondisi tersebut membuat politisi ini mempertanyakan kembali mengapa banyak warung-warung makanan dan minuman ditertibkan, sedang WTC dan Plaza Marina tidak. Padahal warung ini menjual kebutuhan pokok manusia, tanya Mahfudz, Jumat (29/5/20) di ruang komisi B DPRD Kota Surabaya.

WTC serta Plaza Marina, ujar Mahfudz, diketahui bersama adalah menjual barang kebutuhan sekunder yang mungkin masih bisa dipertimbangkan ijin operasionalnya mengingat kondisi penularan Covid di Surabaya masih sangat tinggi. “Saya minta agar Satpol PP sementara menutup WTC dan Plaza Marina, karena mengabaikan Physical Distancing,” tegas Mahfudz.

Masih Mahfudz, saat ini masyarakat Surabaya dalam kondisi yang sangat sulit, sementara pengusaha besar diperbolehkan untuk tetap buka dan mengeruk keuntungan ditengah pandemi Covid-19. ” Takutnya ini membuka potensi klaster baru,” katanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menekankan agar pemberlakukan PSBB berlaku adil pada siapa saja. “Kalau mau ditertibkan, maka harus ditertibkan semuanya tanpa pandang bulu. Bukan tebang pilih seperti ini, toko retail modern dibiarkan buka, sementara toko yang jual kebutuhan pokok masyarakat diobral,” ucap Mahfudz.

Dalam hal ini, jika Satpol PP tidak berani untuk menutup operasional WTC dan Plaza Marina, maka nanti masyarakat yang akan menutupnya. “Karena ditengah keprihatinan seperti ini managemen mereka juga tidak memikirkan nasib masyarakat Surabaya,” tukas dia

Oleh karenanya, Mahfudz meminta agar Satpol PP tegas tegakkan aturan yang ada dan segera menutup WTC dan Plaza Marina.

” Satpol PP adalah penegak Perda. Komisi B akan merekomendasikan untuk menertibkan WTC maupun Marina,” ujar Mahfudz.

Toko-toko retail modern bukan menjual bahan kebutuhan pokok atau kebutuhan primer bagi kebutuhan manusia. Tapi menjual barang kebutuhan sekunder dan itu tidak urgent. Dan dalam Perwali maupun Pergub pelaksanaan PSBB, toko yang hanya menjual kebutuhan pokok atau kebutuhan primer yang boleh buka untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, pungkas Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Surabaya ini. (BNW)

2 KOMENTAR

  1. Maaf ya Pak.. Klo mau Sorotin jangan Cuma Plaza Marina dan WTC aj dong.. Itu ada Maspion Square yang ada Hartono Elektronik nya dan Hitech mall, ITC, Kaza Mall.. sama2 jualan barang sekunder…kenapa gak D tutup juga… JANGAN PILIH KASIH DONG PAK

    • Betul… Sedangkan warung” kecil…, tiap hari di obrak abrik suruh tutup.., mana letak keadilannya

Comments are closed.