Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Tahapan Pertama Dari Pusat di bagikan di kantor Kelurahan Perawang

11
492

Siak,Nawacitapost.com – Ratusan warga di Kecataman Tualang Kabupaten Siak – Riau, memadati kantor ke Lurah Perwang yang berada di Jalan A.R Hakim Km 5 Perawang. untuk menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah pusat, Sabtu,(30-05-2020).

Warga yang antrian dalam pengambilan BLT-DD

Kepadatan warga terjadi hingga petugas berulang kali mengarahkan warga dengan mengikuti Protokol Kesehatan dengan Menjaga jarak dan memakai masker.
Petugas Pembagian BLT dari pegawai Kantor pos Pekan baru Edo Anugrah dan Frinaldi yang di dampingin oleh Bhabin Kamtibmas Kelurahan Perawang Bripka Arya, perwakilan Dinas Sosial Kabupten Siak Khusus Kecamatan Tualang Fatmawati, Afrizal dan beberapa mahasiswa Dari UNRI Pekan Baru.

Baca Juga : KAPOLSEK TUALANG BERSAMA UPIKA KECAMATAN TUALANG MENGADAKAN RAPAT SOSIALISASI NEW NORMAL

Berdasarkan pantauan awak media Nawacitapost.com ratusan warga telah berdatangan dan memadati kantor Kelurahan Perawang untuk mendapatkan BLT sebesar Rp600 ribu.per kepala keluarga. Warga pun rela dan bersabar menunggu panggilan dari petugas dengan mencairkan bantuan tersebut dengan membawa surat keterangan sebagai syarat penerima bantuan yaitu Fotocopy Kartu Keluarga (KK ) dan Foto copy Kartu Tanda Penduduk ( KTP).

Dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) dari Pusat melalui Kantor Pos untuk kebutuhan masyarakat sehari-hari, buat makan, sama buat belanja baju anak-anak buat baju seragam anak sekolah tahun ajaran Baru.Dapetnya katanya Rp600 ribu,” kata salah seorang warga Kelurahan Perawang yang menerima BLT, Mareti Giawa, di lokasi pembagian Bantuan tersebut.

Namun Mareti Giawa mengaku berterima kasih langsung kepada  pemerintah dan petugas Dinas sosial Perwakilan Kecamatan Tualang atas memberikan bantuan uang tunai langsung yang di bagikan oleh Pegawai Kantor Pos dari Pekan Baru,di mana meringatkan perekonomian keluarga dalam tiga bulan kedepan,jelas Mareti.

walaupun dengan Kondisi di kantor kelurahan Perawang tersebut karena harus menunggu panggilan dari petugas agar teratur dan mematuhi Protokol kesehatan. dengan memakai masker dan jaga jarak.tutur mareti.

Baca Juga : Kurang Dari 24 Jam, Kebakaran Kembali Terjadi Di Gunungsitoli

Hal senada pun di ungkapkan oleh ibu rumah tangga Hartati, Warga kelurahan Perawang RT 006/007, saat di mintai keterangan oleh media Nawacitapost.com dengan seyum, iya pun harus bersabar menunggu antrian untuk di panggil. Ia berusaha untuk menjaga jarak dengan warga lainnya,kata hartati.

“Kita pakai masker dan atur jarak dan waspada saja. Sudah setegah jam ngantrean,” kata hartati di tempat yang sama.

Sementara Pihak Kopolsek Tualang AKP M,Faizal Ramzani,SH,S.ik,MH melalui Bhabink amtibmas Bripka Arya, sebagai keamanan di wilayah kelurahan, sebelum pembagian BLT di mulai memberikan himbauan kepada kepada warga penerimaan bantuan BLT agar teratur dan bersabar serta mengatur jarak memakai masker, sabar menunggu antrian dan panggilan dari petugas,ucap Arya.

“Mengaku siap siaga mengarahkan warga dan mengatur warga agar bisa menjaga jarak guna mengikuti Protokol Kesehatan untuk menghindar penyebaran Corona”,jelas Arya.

“Iya tak bosan tak jenuh beberapa kali memberikan imbauan, namun untuk kepentingan kita yang ada di kelurahan perawang ini”.tegasnya.

Fatmawati Perwakilan dinas sosial kecamatan Tualang kenyampaikan “yang pasti dari aturan, kita sudah terapkan aturan, pada hari ini penerima BLT dari kemarin di kantor Camat Lama km 6 perawang hanya 172 orng yang menerima dari 401 warga Kecamatan Tualang,Ujar,Wati.

Wati menuturkan hari ini BLT yang akan di berikan hari ini sebanyak 229 kepala keluarga. Pihaknya pun telah membuat sistem pembagian yakni menentukan waktu pembagian terhadap warga yang menerima,Jelasnya.

“Sebenarnya untuk hari ini Tahap Pertama( l ) dan minggu besok tahap Kedua ( ll ) dan kami petugas mewajibkan mengikuti Protokol kesehatan agar terhindar penularan corona dan memutus rantai Covid -19, dengan mengatur jarak,Memakai Masker,jika warga tidak menggunakan masker maka kami sebagai petugas tidak melayani warga tersebut pungkas wati,

Sokhiaro Halawa (Nawacitapost.com, Kabupaten Siak)

Comments are closed.