Banyuwangi Pergunakan Digital Sebagai Cara Mudah Mendata Bantuan

5
511
Foto : Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas sosialisasi data bantuan secara digital dengan berbagi video

Banyuwangi, NAWACITAPOST – Memasuki era digital mempermudah masyarakat dalam mengakses apa saja. Termasuk dalam menangani bantuan. Terlebih memang pandemi Covid 19 mengharuskan untuk penerapan Protokol Kesehatan. Langkah digital sangatlah dirasa tepat. Menjadi mudah dalam jangkauan. Seperti Banyuwangi. Mulai menerapkan digital sebagai cara mudah mendata bantuan.

Foto : Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas Sosialisasi Cara Digital Mendata Bantuan

Tujuannya agar masyarakat tahu data penerima. Mengetahui data masyarakat yang sudah dan belum menerima. Lantaran memang akan dicover sebanyak 269 ribu. Disamping juga sebagai pelaporan secara konvensional dalam rangka akuntabilitas publik.

Foto : Cara Akses Data Bantuan secara Digital

Abdullah Azwar Anas S.Pd., S.S., M.Si selaku Bupati Banyuwangi pun memberikan sosialisasi aksesnya. Dibagikan dalam bentuk video. Menyampaikan pula beberapa penjelasan lain. Seluruh penerima bansos (bantuan sosial) diumumkan. Ada yang diumumkan di desa, masjid, gereja, pura dan beberapa tempat umum atau peribadatan lain.

Foto : Cara Akses dan Isi Data Lewat Digital
Foto : Cara Mengecek Data Penerima Bantuan Lewat Digital
Foto : Cara Melaporkan Bantuan Lewat Digital

Disiapkan pula pelaporan secara online. Masyarakat cukup memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dalam pelaporan online.  Masyarakat belum mendapatkan bisa langsung melakukan usul mendapatkan bantuan.

Foto : Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas beri sosialisasi ke masyarakat cara Digital

Kemudian yang sudah mendapatkan, bisa mengecek waktu pembagian bantuan. Pelaksanaan dilakukan secara realtime. Kemudian kemudahan dalam proses verifikasi. Masyarakat yang merasa terdampak akan diverifikasi setelah mengisi data.

Foto : Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas memantau data bantuan secara Digital

Kini sudah ditampung lebih dari 2000 masyarakat lapor secara online. Masyarakat akan diminta menunggu sesuai jadwal yang ditentukan. Sudah tertera pada data digital. Tentu silakan siapa saja berhak mendapatkan bantuan  mau mendaftar. Terutama bagi yang belum tertampung di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), PKH, BST Kemsos, BLT Desa, Bantuan Provinsi, Jaring Pengaman Pemkab Banyuwangi dan lainnya. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Comments are closed.